Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Moeldoko Anggap Tak Ada Yang Salah Jokowi ke Daerah Kampanye Ganjar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Staf Presiden Moeldoko buka suara soal Presiden Joko Widodo disebut-sebut membuntuti kampanye calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.
Moeldoko tak menjelaskan alasan daerah kunjungan kerja Jokowi selalu sama dengan Ganjar. Dia justru bertanya balik mengenai hal itu.
"Salahnya apa?" kata Moeldoko lalu tertawa saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (3/1).
Moeldoko heran dengan pihak yang mengembuskan isu tersebut. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan kesamaan daerah yang dikunjungi Jokowi dan Ganjar.
"Jangan begini. Ini dekat ini dikomentari, deket ini komentari, ya terus deket demit opo yo?" ucapnya tertawa.
Sebelumnya, muncul isu Jokowi membuntuti kampanye calon presiden Ganjar Pranowo. Isu itu berembus sejak Jokowi mengunjungi daerah-daerah yang baru saja dikunjungi Ganjar.
Misalnya, pekan ini saat Jokowi berkunjung ke Boyolali dan Purworejo. Dua daerah itu telah dikunjungi oleh Ganjar beberapa hari lalu.
"Kalau beliau niatnya ngikutin saya, berarti sayang dong sama saya," ucap Ganjar merespons kesamaan daerah dengan Jokowi saat ditemui di Jepara, Selasa (2/1).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan