Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
PM India Modi Pamer Foto di Pantai, Menteri Maladewa Geram
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri India Narendra Modi disindir oleh menteri-menteri Maladewa usai memamerkan foto-foto dirinya bersantai di sejumlah pulau India.
Dalam unggahan di media sosial, Modi memajang foto dirinya menikmati waktu di pantai dan bawah laut.
Dia juga mengunggah potret saat tengah berjalan di bibir pantai dan duduk bersantai di kawasan tersebut.
Dalam keterangannya, Modi mempromosikan keindahan alam pantai dari pulau-pulau yang disebut Lakshadweep, sebuah wilayah India berjarak 150 mil dari daratan negara itu dan 100 mil utara Maladewa.
Lakshadweep ini mirip dengan Maladewa. Penduduk Minicoy, pulau paling selatan, bahkan bicara dalam bahasa yang sama seperti di Maladewa.
Warga Minicoy juga melestarikan beberapa adat istiadat tertentu di pulau itu.
Dilansir dari New York Times (NYT), unggahan Modi ini pun menuai kritik dari sejumlah menteri Maladewa. Sebab mereka merasa Modi sedang mencoba merebut pengunjung negara kepulauan tersebut.
"Sungguh badut," kata wakil menteri di Maladewa, Mariyam Shiuna, dalam unggahan di X.
Shiuna menuding Modi sebagai "boneka Israel" dan cuma berpura-pura menyelam dengan mengenakan pelampung. Kendati begitu, unggahan Shiuna tak lama dihapus.
Sejumlah netizen Maladewa juga menyerang Modi dan India dengan kritik tajam. Mereka menghina turis India dan negara India itu sendiri.
Melihat PM-nya dihina, warganet India pun murka. Mereka berbondong-bondong memboikot Maladewa dengan membatalkan perjalanan ke kepulauan itu.
Pemerintah Maladewa akhirnya menghukum Shiuna dan dua menteri lain yang menyinggung India. Mereka diskors dari jabatan masing-masing.
Hubungan India dan Maladewa belakangan memang merenggang sejak Presiden Mohamed Muizzu memerintah wilayah kepulauan itu tahun lalu.
Presiden baru Maladewa tersebut memilih memperkuat hubungan dengan China dengan memprioritaskan Negeri Tirai Bambu daripada India. Ini berbeda dari pendekatan pemerintah Maladewa sebelum-sebelumnya.
Selain itu, Muizzu juga memicu kontroversi imbas rencana lawatannya ke China pada 8-12 Januari.
Kunjungan perdananya sebagai presiden itu dinilai sebagai upaya signifikan Muizzu untuk mempererat hubungan dengan China.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan