Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Produksi Kerajinan Gerabah di Denpasar Terkendala Cuaca
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Cuaca tidak menentu di beberapa wilayah di Bali termasuk di Denpasar berdampak ke produksi usaha kerajinan gerabah. Seperti yang dialami perajin gerabah di Desa Binoh, Kota Denpasar.
Menurut salah satu perajin Gerabah, Ni Nyoman Rabeg, kondisi ini disebabkan karena sinar matahari tidak menentu sehingga proses pengeringan serta pembakaran hasil kerajinan gerabah menjadi ikut terhambat.
"Ya, pasti terkendala usaha di tengah kondisi cuaca seperti ini," jelasnya, saat ditemui di tempat usahanya, Jumat (12/1/2024).
Rabeg menjelaskan kerajinan gerabah dalam prosesnya membutuhkan sinar matahari, tetapi sinar matahari yang tidak menentu akan menghambat prosesnya.
"Sinar matahari tidak menentu didapat, padahal salah satu bagian terpenting juga dalam proses pembuatan gerabah," ujarnya.
Dalam kondisi cuaca bersahabat, lanjutnya, rata-rata mampu menghasilkan 10 per buah kerajinan gerabah, namun kini hanya 4 pieces per hari.
Dirinya menambahkan, harga kerajinan yang telah dipasarkan hingga ke luar kota Denpasar ini mulai Rp30 ribu hingga Rp150 ribu per buahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan