Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pedagang Ember di Sukawati Dikira Melecehkan, Ternyata Dia yang Dilecehkan Cewek ODGJ
beritabali/ist/Pedagang Ember di Sukawati Dikira Melecehkan, Ternyata Dia yang Dilecehkan Cewek ODGJ.
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kedatangan pedagang ember hijau keliling membuat geger perumahan Gang Panji IV Batu, Sukawati. Saat menawarkan ember, pria itu bertemu perempuan dengan riwayat gangguan jiwa (ODGJ) di salah satu rumah pada Selasa (23/1/2024).
Warga di gang itu sempat mengira jika pedagang ember hendak berbuat asusila atau melecehkan seorang perempuan. Warga pun langsung mengurung dia di sebuah rumah.
Selanjutnya, warga sempat memanggil polisi. Kemudian pedagang ember itu diamankan selanjutnya diinterogasi. Setelah pemeriksaan, kasus menjadi terang benderang.
Seizin Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu I Kadek Parta menjelaskan bahwa peristiwa itu bukanlah kasus asusila pemerkosaan. "Pedagang itu dipanggil sama cewek ODGJ, dikira mau beli tapi malah ditarik ke dalam kamar," ujarnya, Rabu (24/1/2024).
Tidak terjadi apa-apa terhadap keduanya. Oleh warga yang melihat itu terjadi kesalahpahaman.
"Dari keterangan keluarga ternyata sudah beberapa kali seperti itu," jelas dia.
Pedagang ember pun dibebaskan. Namun pedagang yang ditarik dan dikurung itu tidak mempersoalkan hal yang menimpanya. Kasus itu pun tidak diproses oleh polisi.
Sementara itu, Kapolsek Sukawati Kompol Johni Eka Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. "Sempat terjadi kesalahpahaman, namun sudah bisa ditangani," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan