Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Iran Eksekusi Mati Empat Orang Diduga Mata-Mata Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran mengeksekusi empat orang yang diduga menjadi mata-mata untuk Israel dan berencana mengebom pabrik senjata di kota Isfahan, Senin (29/1).
Mereka yang dihukum mati yakni Mohammad Faramarzi, Mohsen Mazloum, Wafa Azarbar, dan Pejman Fatehi, demikian dikutip AFP.
Pihak berwenang Iran menangkap keempat orang itu pada Agustus 2023 dengan tuduhan rencana pengeboman pabrik milik Kementerian Pertahanan.
Menurut laporan media lokal, Iran menuding keempat orang tersebut direkrut Israel dan dilatih di Afrika.
Mereka kemudian bertemu dengan pimpinan badan intelijen Israel Mossad, David Barnea. Keempat orang tersebut lalu melakukan perjalanan ke Iran via Kurdi, Irak.
Eksekusi ini terjadi beberapa hari usai Iran mengeksekusi seorang demonstran yang ditahan selama demonstrasi Mahsa Amini pada 2022.
Iran kerap mengeksekusi orang-orang yang dituduh menjadi agen spionase Israel.
Pada Desember lalu, Iran mengeksekusi empat laki-laki yang dituduh bekerja untuk Mossad di Teheran dan provinsi Azerbaijan Barat dan Hormozgan.
Iran adalah salah satu negara yang melakukan eksekusi mati terbesar di dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun