Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tanah Longsor di Filipina, Korban Tewas Jadi 54 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas akibat tanah longsor di Desa Masara, Filipina, bertambah menjadi 54 orang pada Minggu (11/2) waktu setempat.
Warga dan tim penyelamat menemukan sedikitnya 15 jenazah di bawah reruntuhan akibat longsor di desa dekat pertambangan emas pada Minggu, seperti dikutip dari AFP.
Sementara itu, pejabat penanggulangan bencana Kotamadya Maco, Randy Loy, menyatakan 63 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Sebelumnya, tim penyelamat menemukan 35 jenazah yang tewas akibat longsor.
Bencana longsor yang terjadi di Desa Masara pada Selasa malam pekan lalu tersebut amat besar bahkan sampai mengubur lahan terminal bus yang merupakan angkutan para penambang emas.
Longsor itu juga mengubur sedikitnya 55 rumah menyebabkan 32 orang mengalami luka-luka.
Longsor itu juga memuntahkan bebatuan, pohon-pohon, hingga lumpur daru tebing setinggi 700 meter dekat area operasi perusahaan pertambangan emas Apex Mining Co.
Pada Jumat (9/2) tim penyelamat berhasil menyelamatkan seorang balita perempuan berusia 3 tahun dari reruntuhan akibat longsor.
Filipina kerap dilanda bencana longsor selama musim hujan di negara yang mayoritas terdiri dari wilayah perbukitan.
Sebelumnya, banjir dan tanah longsor di Filipina selatan merenggut nyawa 14 orang dalam sepekan terakhir. Peningkatan jumlah itu dikonfirmasi pihak berwenang per Sabtu (3/2).
Para korban meninggal imbas bencana alam yang disebabkan hujan lebat di negara tetangga Indonesia tersebut. Guyuran hujan terjadi di sebagian Mindanao, pulau terbesar kedua di Filipina, selama berminggu-minggu.
Puluhan ribu orang pun terpaksa mengungsi ke tempat penampungan darurat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2843 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun