Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Sempat Ditunda, KPU Karangasem Pastikan Jadwal Pleno Kecamatan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sempat ditunda karena adanya arahan pusat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem berencana melakukan pleno penghitungan suara di tingkat kecamatan secara serentak pada Selasa (20/2/2024).
Menurut, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, I Kadek Sukara saat dikonfirmasi, Senin (19/2/2024), terjadinya penundaan pleno di tingkat kecamatan merupakan intruksi KPU Pusat karena adanya pemeliharaan data pada sistem Sirekap.
"Penundaan ini intruksi dari pusat, rencananya mulai besok (selasa) pleno di Kecamatan akan dilaksanakan," kata Sukara.
Lebih jauh, penundaan pleno ini bukan hanya terjadi di Kabupaten Karangasem saja melainkan terjadi di seluruh Indonesia. Namun demikian, meski terjadi penundaan namun masih ada waktu karena batas akhir pleno di kecamatan sampai tanggal 3 Maret 2024 mendatang.
Sebelumnya, pada Minggu (18/2/2024) pleno di 3 kecamatan yaitu Kecanatan Kubu, Karangasem dan Kecamatan Manggis sudah sempat dimulai. Bahkan saat ada instruksi untuk penundaan, rapat pleno ada satu Desa di masing-masing Kecamatan yang sudah selesai melakukan penghitungan suara di masing-masing TPS.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1696 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1556 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun