Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tak Tahan Agresi Israel, Pangeran William Perdana Buka Suara Soal Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Tak Tahan Agresi Israel, Pangeran William Perdana Buka Suara Soal Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pangeran William dari Kerajaan Inggris menyerukan Israel dan Hamas menghentikan segera peperangan di Jalur Gaza Palestina menyusul korban tewas yang terus bertambah.
Baca juga:
Uni Eropa Desak Jeda Kemanusiaan di Gaza
Pernyataan langka ini diutarakan William saat mengunjungi Palang Merah London pada Selasa (20/2). Dalam kesempatan itu, William mendesak "penghentian peperangan sesegera mungkin."
"Skala penderitaan manusia (di Gaza) telah mendesak akan perdamaian di wilayah tersebut di mana sudah terlalu banyak orang yang terbunuh," ucap William.
"Kadang-kadang, hanya ketika dihadapkan dengan besarnya penderitaan manusia baru lah kita sadar akan pentingnya perdamaian yang permanen," papar sang pewaris takhta Kerajaan Inggris tersebut menambahkan.
Ini merupakan pernyataan perdana dari anggota keluarga Kerajaan Inggris yang vokal menanggapi agresi brutal Israel di Jalur Gaza Palestina.
"Saya, seperti banyak orang lainnya, ingin mengakhiri pertempuran ini sesegera mungkin," kata William seperti dikutip Al Jazeera.
"Ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dukungan kemanusiaan ke Gaza. Sangat penting bagi bantuan untuk masuk dan para sandera dibebaskan."
Israel masih terus menggempur habis-habisan Jalur Gaza sejak melancarkan agresi brutalnya 7 Oktober lalu. Alih-alih menghentikan bombardir, Israel kini tengah mengincar Kota Rafah di selatan Gaza.
Rafah menjadi wilayah terakhir yang cukup aman bagi jutaan warga Palestina mengungsi setelah terusir dari Jalur Gaza utara dan tengah imbas gempuran Israel.
Per Rabu (21/2), sebanyak 29.092 warga Palestina tewas dan 69.028 orang lainnya yang terluka imbas gempuran Israel sejak 7 Oktober lalu.
Sebanyak 70 persen korban tewas itu merupakan anak-anak dan perempuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan