Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hampir 50 Persen Bumil di Indonesia Idap Anemia, Ini Bahayanya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Darah tinggi bukan satu-satunya masalah serius yang harus dihadapi wanita saat hamil. Ternyata anemia atau kekurangan sel darah merah juga menjadi masalah serius yang harus dihadapi wanita saat hamil.
Dokter spesialis kandungan di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro Jaya, Novan Satya Pamungkas mengatakan saat ini ada hampir 50 persen tepatnya 49,9 persen wanita hamil di Indonesia mengalami anemia.
"Jumlahnya hampir 50 persen ibu hamil yang menderita anemia di Indonesia. Ini bukan masalah biasa, ini serius karena bisa berdampak terhadap janin dan juga ibu," kata Novan dalam diskusi media bersama RSPI di Penang Bistro, Jakarta Selatan, Selasa (20/2).
Ibu hamil yang mengalami anemia ditandai dengan kadar hemoglobin yang jumlahnya sangat rendah yakni hanya 11 gram per desiliter.
Selain itu, anemia pada ibu hamil juga dibagi dalam tiga kategori dilihat dari Hb dalam darah, yakni ringan, menengah, dan berat.
Anemia ringan kata Novan terjadi saat Hb-nya ada di angka 10,9 gram per deciliter. Kemudian anemia menengah ketika Hb ada di angka 7 hingga 9,9 gram per deciliter.
"Kalau masuk kategori berat itu ada di bawah 7 gram per desiliter. Dan di kategori ini sudah benar-benar mengkhawatirkan," katanya.
Hamil kemudian mengidap anemia bahkan bisa berujung kematian ibu atau janin. Sebab anemia bisa menyebabkan gagal jantung dan risiko perdarahan setelah melahirkan yang cukup berbahaya untuk ibu.
Sementara untuk bayi, risiko yang muncul adalah kelahiran prematur, janin gagal tumbuh, terlambat tumbuh kembang hingga stunting.
"Selain itu, anemia juga meningkatkan risiko infeksi. Ini bisa terjadi karena rahim lambat mengecil, kontraksi terganggu sehingga darah nifas terkumpul di rahim. Ingat darah nifas itu tempat yang bagus untuk bakteri makanya infeksi sangat mungkin terjadi," katanya.
"Untuk janin, ketika lahir dia juga bisa mengalami anemia. Karena anemia ini bisa dengan mudah diturunkan ibu ke anaknya sejak dalam kandungan," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan