Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KPPS Diduga Hilangkan Perolehan Suara, Caleg PDIP Lapor ke Bawaslu Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Putu Mangku Budiasa, sebagai Calon Legislatif (Caleg) pada Daerah Pemilihan IX Kecamatan Sukasada, Senin 4 Maret 2024 melaporkan Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buleleng.
Petugas KPPS tersebut diduga menghilangkan perolehan suara. Dalam tanda penerimaan laporan Putu Mangku Budiasa di Bawaslu Buleleng diterima I Made Indra Dwi Putra dengan inti laporan dugaan pelanggaran Pemilu DPRD Kabupaten/Kota Kabupaten Buleleng dengan melampirkan dokumen pendukung berupa Catatan kejadian khusus/keberatan saksi, S Salinan Hasil dan flashdisk rekaman video.
Mangku Budiasa melaporkan KPPS di TPS 13 Desa Panji Kecamatan Sukasada atas dugaan kesalahan rekapitulasi suara sehingga berdampak pada kesalahan rekapitulasi dan membuat kerugian Mangku Budiasa sebagai caleg incumbent dengan kehilangan sejumlah suara, sebab ada beberapa surat suara yang dicoblos pada gambar partai dan calon legislatif yang seharusnya masuk untuk caleg, namun KPPS malah memasukkan ke suara parpol.
“Kalau kita baca PKPU 25 tahun 2023, tentang pungut hitung suara, itu masuknya ke suara caleg mestinya. Yang lebih mengejutkan kami, Ketua KPPS di desa itu menyatakan hasil itu merupakan hasil dari bimtek di Desa Panji sebelum pungut hitung berlangsung. Kalau begitu ini kan suatu hal yang ironis bagi penyelenggara pemilu. Bahkan saksi kami minta ke petugas KPPS untuk membaca regulasi,” ungkap Mangku Budiasa didampingi kuasa hukumnya, Wayan Sudarma.
Selaku caleg yang merasa dirugikan, Mangku Budiasa meminta agar Bawaslu Buleleng dengan laporannya itu melakukan pengusutan dan meminta untuk dilakukan penghitungan suara ulang khusus di TPS 13 Desa Panji.
“Inti laporan, dugaan kelalaian petugas KPPS TPS 13 Desa Panji sehingga mengakibatkan hilangnya atau berkurangnya atau bertambahnya perolehan suara caleg. Pemilih memilih partai dan caleg tapi saat rekapitulasi perolehan suara dimasukkan suara partai. Semestinya sesuai ketentuan pasal 53 ayat 5 huruf C PKPU No. 25 Tahun 2023, apabila ada 2 coblosan yakni mencoblos partai dan nama caleg maka pencoblosan dinyatakan sah untuk nama caleg yang dicoblos,” tegasnya.
Komisioner Bawaslu Buleleng Ketut Adi Setiawan mengatakan, berkaitan dengan laporan tersebut, Bawaslu Buleleng akan melakukan kajian awal, sehingga memastikan laporan itu memenuhi syarat formil atau tidak.
“Kami akan melakukan pleno dengan komisioner lainnya, untuk memastikan apakah laporan itu memenuhi syarat formil atau tidak. Nanti setelah kajian awal itu, baru akan kami infokan lebih lanjut,” ungkapnya.
Mencuatnya laporan Caleg PDI Perjuangan nomor urut 2 dari Dapil Sukasada itu akibat perolehan suara yang sama diantara Caleh PDI Perjuangan Putu Mangku Budiasa dengan Ni Made Lilik Nurmiasih yang sama-sama meraih 4.554 suara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2261 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan