Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Saudi Larang AS Pakai Wilayahnya Untuk Serang Houthi di Yaman
BERITABALI.COM, DUNIA.
Arab Saudi mengambil langkah tegas dengan membatasi penggunaan tanah dan wilayah udaranya oleh pasukan Amerika Serikat menyerang kelompok Houthi di Yaman.
Pejabat pertahanan AS mengatakan beberapa tindakan itu termasuk mengizinkan pesawat tempur Amerika untuk mengisi bahan bakar hanya di pangkalan udara militer kerajaan.
Saudi juga mencegah pasukan Amerika menggunakan sistem pertahanan rudal mereka yang ada di Arab Saudi, untuk melawan Houthi.
Dilansir Middle East Monitor, Arab Saudi sejauh ini belum buka suara soal kabar tersebut.
Namun sejak awal eskalasi di Laut Merah, Saudi menolak bergabung dengan koalisi negara-negara yang dipimpin AS melawan Houthi.
Menurut pejabat AS tersebut, Washington kini memperkuat pertahanan rudalnya di Socotra, sebagai antisipasi serangan Houthi terhadap pangkalan-pangkalan di wilayah tersebut.
"Langkah-langkah ini bertujuan untuk mencegat rudal jarak jauh yang mungkin diluncurkan oleh Houthi," ujar pejabat itu.
Sejak November 2023 lalu, Houthi Yaman mulai menyerang kapal-kapal yang terkait Israel, sebagai bentuk solidaritas bagi warga Palestina.
Pada Januari 2024, ketegangan di Laut Merah meningkat setelah AS dan Inggris mulai balas menyerang situs Houthi di Yaman. Akibatnya, kelompok itu juga mulai memasukkan kapal-kapal AS dan Inggris sebagai sasaran mereka. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun