Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Israel Klaim Bunuh Orang Nomor 3 Hamas Marwan Issa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel mengklaim wakil komandan militer Hamas, Marwan Issa, tewas dalam serangan pasukan Zionis awal bulan ini.
"Kami telah memeriksa semua informasi intelijen. Marwan Issa tersingkir dalam serangan yang kami lakukan sekitar dua pekan lalu," kata juru bicara militer Israel, Daniel Hagari.
Dilansir Al Jazeera, AS mengaku telah menargetkan Issa dalam serangan udara di kompleks bawah tanah di Gaza tengah pada 9-10 Maret.
Issa merupakan wakil dari Mohammed Deif, pemimpin lama sayap militer Hamas Brigade Al Qassam.
Issa disebut-sebut sebagai sosok paling penting yang menjadi sasaran sejak awal perang. Dia dianggap sebagai orang nomor tiga dalam daftar pencarian Israel, setelah Komandan Brigade Al Qassam Muhammad al-Deif, dan pemimpin Hamas di Gaza Yahya Sinwar.
Sejauh ini belum ada komentar langsung dari Hamas, setelah Hagari mengklaim Issa terbunuh dalam serangan dua pekan lalu.
Klaim ini dikeluarkan Israel sehari setelah Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) mengeluarkan resolusi gencatan senjata di Gaza.
Menanggapi resolusi itu, Israel menegaskan tidak akan menghentikan perang melawan Hamas sampai kelompok itu membebaskan semua sandera di Gaza.
"Kami tidak punya hak moral untuk menghentikan perang, sementara masih ada sandera yang ditahan di Gaza," kata Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.
Hal ini terbukti dengan gempuran tank dan jet tempur Israel yang masih terus menggempur Rafah di Gaza. Israel menduga pemimpin utama Hamas yang memimpin serangan 7 Oktober ke Israel, Yahya Sinwar, masih bersembunyi di Gaza.
Sejauh ini Israel mengklaim pihaknya telah membunuh lebih dari 13 ribu Hamas sejak awal agresi. Namun Israel belum memberikan bukti apa pun soal klaim tersebut.
Jika klaim Israel benar, Issa akan menjadi pemimpin tertinggi Hamas yang terbunuh di Gaza sejak dimulainya agresi Israel pada Oktober lalu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan