Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jembatan Baltimore Ambruk Ditabrak Kapal Singapura, Pelabuhan Lumpuh
beritabali.com/cnnindonesia.com/Jembatan Baltimore Ambruk Ditabrak Kapal Singapura, Pelabuhan Lumpuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jembatan Francis Scott Key di Baltimore, Amerika Serikat, runtuh usai ditabrak kapal logistik Singapura pada pekan lalu.
Pelabuhan Baltimore pun ikut lumpuh imbas insiden tragis tersebut.
Semua aktivitas yang masuk dan keluar dari pelabuhan dihentikan sampai waktu yang belum dapat ditentukan.
"Ada banyak spekulasi mengenai kapan saluran tersebut akan dibuka kembali," ujar juru bicara pelabuhan seperti dikutip dari CBS, Jumat (29/3).
"Faktanya adalah kami tidak tahu. Harap dipahami bahwa kami bekerja menit demi menit dengan mitra federal, negara bagian, dan lokal untuk mewujudkan hal ini secepat mungkin," tambahnya.
Pelabuhan tersibuk ke-9 di AS tersebut melayani ekspor dan impor lebih dari US$80 miliar atau setara Rp1.272 triliun.
Menurut data dari laporan yang dirilis CBS, pelabuhan ini mencakup sebanyak 15.300 pekerjaan pelabuhan di wilayah Baltimore hingga menghasilkan sekitar US$3,3 miliar per tahun.
Ini membuat pelabuhan tersebut menjadi infrastruktur ekonomi penting di daerah Baltimore, Maryland AS.
"Prioritas yang paling mendesak adalah membuka Pelabuhan Baltimore karena hal ini penting bagi penghidupan masyarakat di sini di Baltimore, di Maryland, dan perekonomian di seluruh negara kita dan di seluruh dunia," ujar Senator AS Chris Van Hollen.
Belum lama, terdapat spekulasi dari seorang pakar yang menyebut pelabuhan Baltimore baru bisa beroperasi kembali pada Mei mendatang.
Pakar yang enggan disebutkan namanya itu memperkirakan pemulihan wilayah tersebut membutuhkan waktu lebih lama karena puing Jembatan Key yang jatuh lebih banyak dari dugaan, mengutip dari CNN, Minggu (31/3).
Pakar tersebut juga mengatakan bahwa jaringan pipa di dekat jembatan dapat membuat pemindahan puing-puing jembatan menjadi lebih sulit. Sebab, saluran air besar dan gas alam melintasi dasar sungai dekat tempat jembatan dulu berdiri.
Kapal kargo Singapura bernama Dali menabrak tiang yang menyebabkan jembatan Baltimore runtuh.
Tabrakan terjadi pada Selasa (26/3) dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan