Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
AS Kembalikan Benda Bersejarah Curian ke RI, Ada Relief Majapahit
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat (AS) mengembalikan 30 benda bersejarah ke Indonesia dan Kamboja. Benda-benda tersebut merupakan benda yang dijarah, dijual, atau dikirim secara ilegal oleh jaringan pedagang dan penyelundup AS.
Baca juga:
AS Tolak Setop Kirim Senjata ke Israel
Jaksa Wilayah Manhattan, New York, Alvin Bragg mengatakan, barang-barang antik tersebut bernilai total US$3 juta atau sekitar Rp48 miliar.
Bragg menyebut, pihaknya telah mengembalikan 27 benda ke Phnom Penh dan tiga ke Jakarta baru-baru ini. Beberapa di antara barang yang dipulangkan adalah sebuah perunggu Dewa Siwa yang dijarah dari Kamboja dan sebuah relief batu figur dari Kerajaan Majapahit yang dicuri dari Indonesia.
Bragg menuding pedagang karya seni Subhash Kapoor, seorang warga Amerika keturunan India, dan Nancy Wiener, warga AS, dalam aktivitas perdagangan benda antik ilegal ini.
Kapoor dituding menjalankan jaringan perdagangan barang curian di Asia Tenggara untuk dijual di galerinya di Manhattan. Kapoor sendiri telah menjadi target investigasi yang dijuluki 'Hidden Idol' selama lebih dari satu dekade.
Kapoor ditangkap pada 2011 di Jerman. Ia kemudian dikirim ke India, di mana ia diadili dan dijatuhi hukuman 13 tahun penjara pada November 2022.
Kapoor membantah tuduhan AS atas dakwaan perdagangan karya seni curian.
"Kami terus menyelidiki jaringan perdagangan yang luas, yang menargetkan barang antik Asia Tenggara," kata Bragg, dikutip dari Channel News Asia.
"Jelas masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," imbuhnya.
Sementara itu, Wiener dijatuhi hukuman pada 2021 karena memperdagangkan karya seni curian. Ia disebut berusaha menjual perunggu Dewa Siwa, tetapi akhirnya menyumbangkannya ke Museum Seni Denver (Colorado) pada 2007.
Barang antik tersebut kemudian disita oleh pengadilan New York pada tahun 2023.
Selama masa jabatan Bragg, Unit Perdagangan Barang Antik telah menemukan hampir 1.200 barang yang dicuri dari lebih dari 25 negara dan bernilai lebih dari US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun.
New York merupakan pusat perdagangan barang antik. Sejumlah karya telah disita dalam beberapa tahun terakhir dari museum, termasuk Metropolitan Museum of Art yang bergengsi dan dari para kolektor. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan