Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Singapore Airlines Beri Rp64 Juta Imbas Kursi Otomatis Tak Berfungsi
beritabali.com/cnnindonesia.com/Singapore Airlines Beri Rp64 Juta Imbas Kursi Otomatis Tak Berfungsi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Singapore Airlines membayar kompensasi sebesar US$4 ribu atau Rp64,8 juta (asumsi kurs Rp16.200 per dolar AS) kepada penumpang kelas bisnis karena kursi otomatis tidak berfungsi.
Berdasarkan Stuff, Rabu (1/5), Anjali dan Ravi Gupta yang sedang dalam penerbangan dari Hyderabad, India ke Singapura pada Mei 2023 tidak bisa menikmati layanan kelas bisnis karena kursi mereka tidak bisa direbahkan secara otomatis.
Akibatnya, pasangan itu mengaku tidak bisa menikmati tidur selama perjalanan empat jam tersebut karena seperti terbang di kelas ekonomi, meski memiliki ruang kaki lebih luas.
Anjali Gupta, yang merupakan kepala polisi di negara bagian Telangana, menggugat maskapai tersebut ke pengadilan setelah menolak tawaran 10 ribu frequent flyer miles per orang.
Komisi Penyelesaian Sengketa Konsumen Distrik Hyderabad memberikan pasangan tersebut pengembalian dana ditambah bunga, serta kompensasi atas 'penderitaan mental dan fisik, menurut India Today.
Juru bicara Singapore Airlines menekankan meski otomatis kursi tidak berfungsi, tapi sebetulnya pramugari/a dapat merebahkan kursi secara manual.
"Kru kami secara proaktif memeriksa pelanggan ini secara rutin dan menawarkan untuk merebahkan kursi secara manual bila diperlukan. Kami meminta maaf kepada Bapak dan Ibu Gupta atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh masalah mekanis ini," kata Juru Bicara Singapore Airlines kepada The Independent.
Masalah kursi otomatis memang bukan topik yang seksi untuk dibahas, namun kerap kali menjadi tuntutan bagi sebagian orang.
Sebelumnya, pada 2023, seorang pria Tauranga dianugerahi US$13.555 setelah dia menantang Emirates di Pengadilan Sengketa atas iklan menyesatkan yang mempromosikan fitur kelas bisnis nyaman.
Namun, saat Mark Morgan menggunakan jasanya dan rela membayar dua kursi kelas bisnis yang dapat direbahkan untuk perjalanan ke Inggris, ia tidak mendapatkan kenyamanan seperti di iklan.
Saat itu, pesawat yang dioperasikan Emirates dari Selandia Baru adalah pesawat yang lebih tua dibandingkan Boeing 777-300 yang ditampilkan dalam iklan dan kursinya tidak dapat direbahkan hingga rata seperti yang dipromosikan dalam iklan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan