Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jet Tempur F-16 Singapura Jatuh Usai Lepas Landas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jet tempur jenis F-16 Singapura jatuh sesaat setelah lepas landas di Pangkalan Udara Tengah pada Rabu (8/5) siang pukul 12.35 waktu setempat.
Jet tempur F-16 tersebut mengalami kendala saat lepas landas dari bandara tersebut hingga jatuh, seperti dilansir dari The Strait Times.
Kementerian Pertahanan menyatakan satu-satunya pilot jenis F-16C berkursi tunggal itu langsung merespons sesuai prosedur darurat. Sang pilot langsung menyelamatkan diri mengaktifkan kursi pelontar dari kokpit ke udara.
Pilot juga dilaporkan dalam keadaan sadar dan masih bisa berjalan, serta mendapatkan perawatan medis. Tak ada satu pun yang terluka dalam kecelakaan tersebut.
Pihak Angkatan Udara Singapura (RSAF) menyatakan akan melakukan investigasi terkait penyebab kecelakaan jet tempur F-16 tersebut.
Baca juga:
Bahama Resmi Akui Negara Palestina
Insiden pesawat F-16 ini menambah daftar kecelakaan jet tempur jenis tersebut sejak Singapura kali pertama mengimpor pesawat itu pada 1980-an.
Kecelakaan sebelumnya terjadi pada 19 Mei 2004 saat jet F-16 Singapura jatuh di Arizona, AS. Saat itu Letnan Brandon Loo Kwang Han sebagai pilot tewas dalam kecelakaan itu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan