Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Kronologi Singapore Airlines Turbulensi Maut Hingga Tewaskan 1 Orang
beritabali.com/cnnindonesia.com/Kronologi Singapore Airlines Turbulensi Maut Hingga Tewaskan 1 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka usai pesawat Singapore Airlines dengan tujuan London-Singapura mengalami turbulensi parah, Senin (20/5).
Maskapai menyampaikan pesawat Boeing 777-300ER mengalami turbulensi hebat hingga terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, pada pukul 15.45 waktu setempat, Selasa (21/5).
Belum ada keterangan mengenai penyebab turbulensi parah pada pesawat.
Maskapai sementara itu menyebut ada 211 penumpang dalam penerbangan SQ321 tersebut. Delapan belas di antaranya merupakan awak pesawat.
"Kami bekerja dengan otoritas lokal di Thailand untuk menyediakan bantuan medis yang diperlukan, dan mengirim sebuah tim ke Bangkok untuk menyediakan bantuan tambahan," demikian keterangan Singapore Airlines dalam unggahan di Facebook.
"Prioritas kami yakni menyediakan seluruh bantuan yang memungkinkan kepada seluruh penumpang dan awak pesawat," lanjut maskapai.
Menurut media lokal, pesawat Singapore Airlines lepas landas dari Bandara Heathrow London pada pukul 22.38 malam waktu setempat.
Belum diketahui detail mengenai korban tewas dalam insiden tersebut.
Menteri Transportasi Singapura Chee Hong Tat sementara itu telah menyampaikan duka atas kejadian ini.
Turbulensi biasanya terjadi ketika sebuah pesawat terbang melalui benturan udara yang bergerak dengan kecepatan yang sangat berbeda.
Turbulensi ringan dan sedang mampu mengakibatkan penumpang merasakan ketegangan pada sabuk pengaman mereka. Barang-barang yang tidak ditaruh dengan aman juga dapat bergerak di sekitar kabin.
Dalam kasus yang parah, turbulensi bisa melempar penumpang di sekitar kabin. Situasi ini bisa menyebabkan penumpang terluka parah dan terkadang mengakibatkan kematian.
Pada Maret 2023, turbulensi parah pada jet pribadi mengakibatkan kematian seorang mantan pejabat Gedung Putih. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan