Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Massa Geruduk Rumah Netanyahu, Picu Bentrokan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ribuan pengunjuk rasa anti-pemerintah kembali memenuhi jalanan Yerusalem, Israel pada Senin (17/6). Di dekat kediaman Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mereka menyerukan pemilu baru.
Melansir Reuters, menjelang matahari terbenam, ribuan orang berkumpul di luar parlemen Israel. Mereka kemudian bergerak ke kediaman pribadi Netanyahu.
Bendera Israel berkibar di tengah ribuan massa. Ditemani juga dengan poster-poster berada kritik yang memprotes cara 'payah' Netanyahu dalam menangani isu-isu penting dan mempromosikan rancangan undang-undang militer yang memecah belah masyarakat.
Tak ketinggalan, protes juga mengkritik cara Netanyahu menangani perang dengan Hamas di Gaza dan dengan Hizbullah di Lebanon.
"Proses penyembuhan bagi Israel dimulai dari sini. Setelah sepekan lalu ketika Benny Gantz dan Eisenkot keluar dari koalisi, kami melanjutkan proses ini dan mudah-mudahan pemerintah segera mengundurkan diri," ujar salah seorang pengunjuk rasa Oren Shvill.
Demonstrasi semakin gaduh. Setelah mencapai rumah Netanyahu, beberapa pengunjuk rasa mencoba menerobos penghalang yang dibuat polisi.
Api juga sempat dinyalakan di jalanan. Polisi menggunakan meriam air untuk membubarkan demonstrasi.
Sayangnya, aksi massa itu diwarnai oleh bentrokan. Sejumlah massa terlibat bentrok dengan polisi.
Berdasarkan keterangan polisi setempat, sebanyak sembilan orang ditangkap. Mereka dianggap telah melakukan penyerangan terhadap polisi yang bertugas.
Netanyahu menjadi salah satu koalisi paling sayap kanan dalam sejarah Israel. Demonstrasi yang hampir terjadi setiap minggunya belum mengubah lanskap politik, dan Netanyahu masih menguasai mayoritas suara di parlemen.
Menyusul kepergian dua mantan jenderal berhaluan tengah Benny Gantz dan Gadi Eisenkot, kelompok oposisi mengumumkan protes jalanan selama seminggu. Aksi massa ini mencakup pemblokiran jalan raya dan demonstrasi massal. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan