Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bali Proyek Percontohan Seaplane untuk Moda Transportasi Pariwisata
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali menjadi proyek percontohan atau pilot project penjajakan potensi Seaplane sebagai moda transportasi alternatif di Indonesia melalui uji coba penerbangan di Pantai Mertasari, Denpasar.
Uji coba ini menandakan langkah awal untuk menjadikan Bali sebagai hub Seaplane pertama di Indonesia, menghubungkannya dengan berbagai destinasi potensial lainnya. Seaplane, atau pesawat amfibi, menawarkan solusi konektivitas unik dengan kemampuannya mendarat dan lepas landas di air maupun darat.
Hal ini membuka peluang baru untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil, pulau-pulau kecil, dan destinasi wisata bahari yang sulit dijangkau dengan transportasi darat atau laut konvensional.
"Pengoperasian Seaplane di Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, dapat menjadi alternatif transportasi penyeberangan, menghubungkan antar ibukota provinsi atau kota-kota besar, dan menjadi moda penghubung bagi wisatawan dari bandara utama ke destinasi wisata bahari," jelas Kepala Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Baketrans, Robby Kurniawan.
Bali dipilih sebagai lokasi pilot project karena popularitasnya sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Di tahun 2024, diproyeksikan bahwa Bali akan menerima 6,6 juta wisatawan, membuka peluang besar bagi Seaplane untuk melayani wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan pulau dengan cara yang unik dan efisien.
Uji coba di Pantai Mertasari menunjukkan kelancaran operasi Seaplane, termasuk navigasi dan aspek kewilayahan. Kedepannya, Baketrans akan terus menyempurnakan regulasi, standar operasional, dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung operasional Seaplane secara komersial.
"Seaplane tidak hanya menawarkan alternatif transportasi baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda," ujar Capt. Novyanto Widadi, Ketua Uji Coba Seaplane.
"Seaplane menjadi alternatif transportasi perairan yang tepat untuk Indonesia, negara kepulauan dengan potensi wisata bahari yang luar biasa." Bandar Udara Perairan, sebagai infrastruktur pendukung Seaplane, memiliki beberapa keunggulan, seperti efisiensi, ramah lingkungan, fleksibilitas, dan kemampuan untuk menghubungkan daerah terpencil.
Saat ini, Indonesia memiliki 5 Bandar Udara Perairan berstatus khusus. Diharapkan uji coba Seaplane di Bali dapat mendorong percepatan pembangunan dan pengoperasian Bandar Udara Perairan berstatus umum pertama di Indonesia. Hal ini akan membuka jalan bagi konektivitas yang lebih baik, pariwisata yang lebih berkembang, dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. (sumber: sindonews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2857 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun