Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korban Tewas di Penembakan Trump, Jadi Pahlawan Usai Lindungi Keluarga
beritabali.com/cnnindonesia.com/Korban Tewas di Penembakan Trump, Jadi Pahlawan Usai Lindungi Keluarga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas dalam penembakan saat Donald Trump kampanye, Corey Comperatore, disebut sebagai pahlawan karena berusaha melindungi keluarga dari peluru.
Comperotare yang merupakan mantan pemadam kebakaran, tewas saat menghadiri rapat umum Trump di Pennsylvania pada akhir pekan lalu.
Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro, mengatakan Comperatore meninggal saat hendak melindungi keluarganya.
Salah satu saksi di lokasi kejadian, lanjut Shapiro, melihat Comperatore menjadi tameng demi melindungi keluarga dari tembakan.
"Corey adalah ayah dari anak perempuan. Corey mencintai komunitasnya. Terutama, Corey mencintai keluarganya," kata dia, dikutip CNN.
Jim Sweetland, dokter gawat darurat yang turut membantu CPR Comperatore di lokasi, mengatakan tak akan pernah melupakan ekspresi kesedihan keluarga mantan petugas pemadam kebakaran ini.
Dia belum bicara dengan keluarga Comperatore. Namun, Sweetlan ingin menyampaikan sesuatu.
"Saya ingin memberi tahu mereka Ayahmu meninggal sebagai pahlawan," kata Sweetland, dikutip CNN.
Dalam wawancara dengan New York Post, istri Comperatore, Helen, menceritakan momen-momen terakhir mendiang suaminya.
"Dia pahlawan saya. Dia hanya mengatakan, 'Menunduk!' Itulah hal terakhir yang dia katakan," ungkap Helen pada Senin.
Saphiro telah menemui keluarga Comperatore untuk menyampaikan belasungkawa. Pennsylvania juga memasang bendera setengah tiang untuk menghormati mendiang.
Perusahaan Pemadam Kebakaran Sukarela Kotapraja Buffalo turut menggantung seragam Comperatore di luar stasiun pemadam kebakaran untuk memperingati jasa mendiang.
Trump hingga Presiden AS Joe Biden juga menyampaikan bela sungkawa ke keluarga Comperatore.
"Dia adalah seorang ayah, dia melindungi keluarganya dari tembakan peluru saat kehilangan nyawa. Semoga Tuhan mengasihinya," kata Biden, dikutip CNN. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan