Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kru Helikopter Jatuh di Pecatu Punya Firasat Sebelum Terbang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di balik kecelakaan helikopter yang membawa lima penumpang jatuh di kawasan tebing di daerah Banjar Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (19/7) sekitar pukul 14.45 WITA menyisakan cerita.
Kru helikopter bernama Oktraman Menderosap atau Oki sebelum terbang rupanya memiliki firasat buruk. Firasat itu disampaikan kru tersebut kepada saksi mata I Wayan Agus Sudiantara (30). Sudiantara atau yang akrab disapa Tumpling sempat menolong Oki dan membawanya ke Rumah Sakit Bali Jimbaran.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, Oki mengaku memiliki fisarat sebelum ikut dalam penerbangan helikopter Bell 505 milik PT. Indo Aviasi Perkasa dengan identitas PK-WSP itu.
"Selama di perjalanan (ke Rumah Sakit) sempat cerita dengan pegawai heli itu, awal mulanya sudah punya firasat untuk tidak terbang, mungkin dipaksa terbang (secara pribadi pegawai) terus terjadi musibah," ujarnya kepada awak media, Sabtu (20/7) dini hari.
Selain merasakan firasat buruk, Oki sempat menghubungi keluarganya di kampung halaman. Saat itu, Oki sempat enggan ikut dalam penerbangan helikopter Bell 505.
“Awalnya dia sudah nggak mau terbang katanya, terus dia telepon keluarga di kampungnya. Dia punya feeling lebih baik kalau dalam hati bilang nggak mau (terbang)," cerita Tumpling.
Kru helikopter bernama Oki ini mengalami luka-luka akibat peristiwa jatuhnya helikopter tersebut. Saat dilarikan ke rumah sakit, dia terus meringis kesakitan.
"Iya dia meringis kesakitan. Dia syok juga,” ucap Tumpling.
Tumpling juga menyampaikan, sebelum mengantar Oki menuju Rumah Sakit Bali Jimbaran dirinya sempat mengantarkan korban ke kantornya di Bali Heli Tour yang berada di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan, Badung.
"Sempat saya antar ke officenya di Bali Heli tour di GWK, sempat saya antar ke sana biar ada tanggung jawab dari perusahaan. Habis itu saya antar ke Rumah Sakit Bali Jimbaran," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dusun (Kasus) Banjar Suluban I Wayan Suartana mengatakan, bahwa helikopter tersebut membawa lima penumpang bersama kopilot-nya.
"Iya betul (helikopter jatuh). Korban helikopter ada lima penumpang bersama kopilot-nya kalau tidak salah, warga negara Indonesia dua orang sama kopilot-nya, orang Indonesia, dan tamu asing ada tiga orang," kata Suartana, saat dihubungi Jumat (19/7).
Sementara, korban yang mengalami luka parah ada dua orang dan sudah dilarikan ke rumah sakit.
“Yang luka parah tamu asing satu orang laki-laki, dan warga negara Indonesia satu orang," ujarnya. (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan