Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Disparitas Jumlah Domain .id dengan Populasi Pengguna Internet Jadi Sorotan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam upaya meningkatkan pemanfaatan nama domain .ID di Indonesia, Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Jhon Sihar Simanjuntak, menyoroti disparitas antara jumlah domain .ID yang saat ini mencapai 1,1 juta dengan populasi pengguna internet yang mencapai 170 juta pengguna.
Hal ini diungkapkannya saat diwawancarai awak media di Nusa Dua, Badung, Selasa (23/7/2024).
Sihar mengakui bahwa kesadaran (awareness) masyarakat terhadap penggunaan domain .ID masih rendah, yang turut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kurangnya kampanye pemasaran yang efektif dan minimnya iterasi (pengulangan informasi).
"Dalam mengatasi gap ini, training dan workshop menjadi kunci penting yang harus dilakukan," jelas Sihar.
Menurutnya, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat memiliki domain .ID untuk keperluan bisnis dan kegiatan online lainnya.
Sihar menambahkan bahwa upaya ini dilakukan untuk mengurangi rentang kesenjangan (gap) antara jumlah domain .ID yang sudah ada dengan potensi pengguna internet yang besar di Indonesia.
"Karena gap-nya masih besar. Itu yang akan kita kejar untuk meningkatkan pertumbuhan penggunaan domain lebih banyak lagi. Perlu training dan workshop. Nah, ini yang kami usaha untuk ditingkatkan dan dikerjasamakan," jelas Sihar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan