Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Alasan Ipat Putuskan Mundur dari Jabatan Wabup Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wakil Bupati Jembrana, Bali I Gede Ngurah Patriana Krisna memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Keputusan ini ditegaskannya untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jembrana.
"Hari ini surat pengunduran diri sudah saya tandatangani. Selanjutnya akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri, serta instansi terkait," katanya di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (30/7/2024).
Adapun alasannya adalah ingin fokus pada pemilihan bupati dan wakil bupati Jembrana yang akan datang. Ia mendeklarasikan akan berdampingan dengan Ketua DPC PDIP Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Ia juga mengungkap bahwa pengunduran dirinya ini juga berkaitan dengan pilihan politik yang berbeda dengan Bupati I Nengah Tamba, yang merupakan pasangannya dalam Pilkada sebelumnya.
"Saya kira kami perlu sama-sama memberikan rasa nyaman dalam bekerja. Karena pilihan politik kami sudah berbeda, lebih baik saya mundur agar perbedaan ini tidak berimbas atau mengganggu tugas-tugas kepala daerah," katanya.
Sedangkan soal janjinya kepada Jembrana saat dirinya berpasangan dengan Tamba dalam pilkada lalu, dia menyatakan minta maaf karena tidak semua janji kampanye bisa dirinya penuhi.
"Saya akui tidak semua janji kampanye bisa saya penuhi karena posisi wakil bupati yang kewenangannya terbatas," katanya.
Pria yang karib disapa Ipat itu mengibaratkan, antara dirinya dengan I Nengah Tamba saat ini berada pada satu kapal tetapi masing-masing memiliki arah yang berbeda.
"Ibaratnya pak Bupati sebagai nahkoda dan saya wakilnya. Kalau dalam satu kapal, nahkoda dan wakil memilih arah berbeda itu kan tidak baik," katanya.
Namun demikian, pengunduran dirinya ini belum dikoordinasikan dengan Bupati I Nengah Tamba, hanya secara informal sudah dia sampaikan ke Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.
Dengan cara ini menurutnya, ia akan lebih bebas dalam mengikuti Pilkada karena tidak terikat aturan birokrasi.
"Saya juga tidak perlu khawatir dianggap menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik saya, karena saya sudah bukan wakil bupati lagi," katanya.
Sembari menunggu surat pengajuan pengunduran dirinya disetujui sesuai mekanisme aturan perundang-undangan, dia berjanji akan tetap menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Jembrana.
Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, dia yang merupakan kader Partai Golkar bermanuver dengan menyatakan akan berpasangan dengan Ketua DPC PDI P Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Dalam video deklarasi yang beredar luas di masyarakat, posisi Patriana sebagai calon wakil bupati mendampingi Kembang Hartawan, yang merupakan mantan Wakil Bupati Jembrana dua periode yang dia kalahkan bersama I Nengah Tamba dalam Pilkada lalu. (sumber: suarabali.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2843 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun