Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Alasan Ipat Putuskan Mundur dari Jabatan Wabup Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wakil Bupati Jembrana, Bali I Gede Ngurah Patriana Krisna memutuskan untuk mundur dari jabatannya. Keputusan ini ditegaskannya untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jembrana.
"Hari ini surat pengunduran diri sudah saya tandatangani. Selanjutnya akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri, serta instansi terkait," katanya di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (30/7/2024).
Adapun alasannya adalah ingin fokus pada pemilihan bupati dan wakil bupati Jembrana yang akan datang. Ia mendeklarasikan akan berdampingan dengan Ketua DPC PDIP Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Ia juga mengungkap bahwa pengunduran dirinya ini juga berkaitan dengan pilihan politik yang berbeda dengan Bupati I Nengah Tamba, yang merupakan pasangannya dalam Pilkada sebelumnya.
"Saya kira kami perlu sama-sama memberikan rasa nyaman dalam bekerja. Karena pilihan politik kami sudah berbeda, lebih baik saya mundur agar perbedaan ini tidak berimbas atau mengganggu tugas-tugas kepala daerah," katanya.
Sedangkan soal janjinya kepada Jembrana saat dirinya berpasangan dengan Tamba dalam pilkada lalu, dia menyatakan minta maaf karena tidak semua janji kampanye bisa dirinya penuhi.
"Saya akui tidak semua janji kampanye bisa saya penuhi karena posisi wakil bupati yang kewenangannya terbatas," katanya.
Pria yang karib disapa Ipat itu mengibaratkan, antara dirinya dengan I Nengah Tamba saat ini berada pada satu kapal tetapi masing-masing memiliki arah yang berbeda.
"Ibaratnya pak Bupati sebagai nahkoda dan saya wakilnya. Kalau dalam satu kapal, nahkoda dan wakil memilih arah berbeda itu kan tidak baik," katanya.
Namun demikian, pengunduran dirinya ini belum dikoordinasikan dengan Bupati I Nengah Tamba, hanya secara informal sudah dia sampaikan ke Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.
Dengan cara ini menurutnya, ia akan lebih bebas dalam mengikuti Pilkada karena tidak terikat aturan birokrasi.
"Saya juga tidak perlu khawatir dianggap menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik saya, karena saya sudah bukan wakil bupati lagi," katanya.
Sembari menunggu surat pengajuan pengunduran dirinya disetujui sesuai mekanisme aturan perundang-undangan, dia berjanji akan tetap menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati Jembrana.
Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, dia yang merupakan kader Partai Golkar bermanuver dengan menyatakan akan berpasangan dengan Ketua DPC PDI P Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Dalam video deklarasi yang beredar luas di masyarakat, posisi Patriana sebagai calon wakil bupati mendampingi Kembang Hartawan, yang merupakan mantan Wakil Bupati Jembrana dua periode yang dia kalahkan bersama I Nengah Tamba dalam Pilkada lalu. (sumber: suarabali.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan