Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Intel Barat Sebut Iran Bakal Gempur Israel, Berikut Bocorannya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Intelijen negara-negara Barat menyebut Iran berencana menyerang Israel bertepatan dengan salah satu hari besar Yahudi pada pekan kedua Agustus.
Melansir Jerusalem Post, sumber intel tersebut mengatakan bahwa Iran akan melancarkan serangan pada 12 Agustus tepat dengan peringatan Tisha B'Av. Hal itu diungkapkan kepada Sky News, Jumat (2/8).
Hari tersebut merupakan salah satu hari besar umat Yahudi di Israel meratapi kehancuran kuiol pertama dan kedua. Acara itu melibatkan sejumlah ritual, yakni puasa, berkabung, dan pengangkalan diri.
Iran dan milisi proksi Hizbullan dari Lebanon dikabarkan akan melakukan serangan besar-besaran dalam satu hari pada 12 Agustus.
Sementara itu, tiga sumber mengatakan kepada New York Times bahwa Iran akan segera melakukan balasan atas kematian pemimpin Hamas Ismail Haniyeh yang diduga dilakukan Israel.
Sentimen aksi balasan tersebut semakin menguat setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuliskan di media sosial X untuk memerintahkan serangan ke Israel sebagai pembalasan atas kematian Haniyeh.
"Ini adalah kewajiban kita untuk membalas dendam atas peristiwa yang tragis dan pahit ini di Republik Islam Iran. Ini tugas kita untuk membalas dendam," kata Khamenei.
Di samping itu, sumber intel tersebut mengungkapkan tujuan serangan Iran dilakukan di hari besar Yahudi adalah untuk mengincar dampak psikis dan emosional warga Israel.
Saat hari berkabung ini, umat Yahudi dipercaya bakal lebih rapuh sehingga semakin menambah penderitaan mereka secara psikis jika Iran melancarkan serangan.
Serangan Iran di hari Tisha B'Av juga disebut-sebut jadi alasan simbolis Teheran membangkitkan kembali trauma akan bayangan kehancuran.
Terakhir, Iran disinyalir menargetkan serangan tersebut akan membawa elemen kejutan di Israel. Terlebih, Teheran meyakini bahwa keamanan Israel bakal lengah karena fokus pada peringatan hari besar Yahudi tersebut.
Iran sebelumnya pernah melancarkan serangan ke Israel dengan ratusan rudal dan drone pada April lalu. Aksi itu dilakukan sebagai balasan atas serangan israel ke Konsulat Jenderal negara itu di Suriah.
Meski demikian, juru bicara militer Israel (IDF) Daniel Hagari mengklaim pihaknya mampu menangkis 99 persen rudal dan drone Iran tersebut.
Serangan Iran itu juga diklaim IDF hanya mengakibatkan kerusakan kecil di markas udara Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan