Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Supaya Ramai, Pasar Rakyat Gianyar Dijadikan Uji Nyali
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kondisi Pasar Rakyat Gianyar hanya ramai saat pagi hari saja. Siang hingga malam, pasar yang berdiri megah di Jalan Ngurah Rai Gianyar sepi.
Untuk meramaikan suasana, maka pemerintah Gianyar menggelar uji nyali bertema Misteri Rumah Angker Nenek Gayung dan Misteri Mobil Hantu.
Wahana tersebut akan dibuka selama sebulan mulai 8 Agustus-8 September 2024 di basement pasar.
Pihak pengelola permainan hantu-hantuan itu memberlakukan biaya tiket Rp 25 ribu per orang. Pengunjung akan diajak bertemu pocong, kuntilanak, dan nenek seram yang tentunya menawarkan sensasi menguji adrenalin.
Jam pertunjukan pada Senin-Kamis mulai pukul 13-22.00 WITA. Jumat dibuka pukul 14-22.00 WITA. Sedangkan Sabtu, Minggu dan hari libur dari pukul 12.00-22.00 WITA.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar Luh Gde Eka Suary mengatakan, wahana tersebut telah melalui kajian oleh pengelola Pasar Rakyat Gianyar.
"Pengelola pasar ditugaskan untuk meramaikan pasar melalui wahana tersebut," ucapnya.
Wahana permainan itu diperkirakan bisa menjadi magnet kunjungan di pasar nan megah itu. Sebagaimana diketahui, pasar rakyat Gianyar semenjak direvitalisasi menjadi megah dan elit justru sepi. Pasar dilengkapi lift dan ekskavator. Bahkan ada parkir basemen.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan