Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hamas Tolak Syarat Baru Israel Dalam Proposal Gencatan Senjata di Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Hamas Tolak Syarat Baru Israel Dalam Proposal Gencatan Senjata di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi Hamas menolak syarat baru yang diajukan Israel dalam proposal perundingan gencatan senjata yang berlangsung di Doha, Qatar.
Dalam rancangan proposal itu ada sejumlah persyaratan baru yang didorong Israel untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata.
Kepada AFP, sumber Hamas membocorkan syarat yang mereka tolak adalah keinginan Israel untuk mempertahankan pasukan di wilayah Gaza. Israel juga ingin tetap memegang kendali di sepanjang perbatasan Gaza dengan Mesir.
Tak cuma itu, Negara Zionis juga menuntut hak veto atas tahanan-tahanan Palestina yang akan dipertukarkan, memiliki hak mendeportasi beberapa tahanan Palestina dibanding memulangkan tahanan tanpa peradilan itu ke negaranya.
Di sisi lain, Hamas menuntut gencatan senjata permanen, penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza, pemulangan normal para pengungsi, serta kesepakatan pertukaran tahanan.
Mediator perundingan, yakni Mesir, Qatar, dan AS, berupaya menyelesaikan perincian kerangka kerja yang awalnya digariskan oleh Presiden AS Joe Biden pada Mei lalu. Mereka mengklaim perundingan yang berlangsung dua hari di Doha itu serius dan konstruktif.
Dalam pernyataan bersama, para mediator mengatakan AS telah mengajukan 'proposal penghubung' yang segera dapat diterapkan untuk mencapai kata sepakat.
Tekanan diplomatik terhadap Israel untuk menyetujui gencatan senjata telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy dan mitranya dari Prancis Stephane Sejourne berkunjung Israel pada Jumat lalu. Para sekutu ini mendesak gencatan senjata Gaza.
Dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz malah meminta sekutu mendukung Israel jika Iran menyerang mereka sebagai balasan atas pembunuhan petinggi Hamas, Ismail Haniyeh. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan