Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Gerindra Libatkan Semua Partai KIM Plus Susun Kabinet Prabowo-Gibran
beritabali.com/cnnindonesia.com/Gerindra Libatkan Semua Partai KIM Plus Susun Kabinet Prabowo-Gibran
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan pihaknya bakal melibatkan semua partai yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus terkait pembentukan kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.
Diketahui, ada sejumlah partai yang akhirnya menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan Prabowo dan bergabung dalam KIM Plus, yakni, PKS, PKB, PPP, hingga NasDem.
"Ya semua yang berkoalisi kita ajak bicara, dan kita kemudian juga koordinasi, seperti yang pernah disampaikan pak Prabowo bahwa bangsa kita ini adalah sebuah negara yang besar, yang harus kemudian kita sama-sama membangunnya," tutur Dasco di Jakarta, Sabtu (31/8).
Kendati demikian, Dasco belum membeberkan lebih lanjut soal potensi kursi kabinet bagi KIM Plus di pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Ya nanti lihat aja," ucap dia.
Dalam kesempatan itu, Dasco turut membantah soal daftar nama yang disebut akan masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang beredar di media sosial.
Dalam draf yang beredar, ada beberapa nama yang disebut akan menjadi menteri. Di antaranya, Nusron Wahid sebagai Menteri Haji dan Umrah, dan Grace Natalie sebagai Menteri Kesejahteraan Perempuan dan Anak.
Kemudian, Sufmi Dasco Ahmad sebagai Menteri Dalam Negeri, Raja Juli Antoni sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, hingga Erwin Aksa sebagai Menteri Ekonomi Kreatif dan Digital.
Dasco menyebut nama-nama yang beredar itu merupakan bagian dari dinamika politik. Namun, ia memastikan, informasi tersebut tidaklah benar.
Menurutnya hingga saat ini pihaknya masih terus menggodok nama-nama yang akan ditempatkan pada posisi menteri.
"Ya kita anggap draf menteri yang beredar itu adalah sebagian daripada aspirasi atau dinamika. Tapi saya pastikan kalau draf itu bukan yang nanti akan menjadi draf resmi daripada kabinet Prabowo-Gibran," tuturnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2295 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan