Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BMKG Ungkap Penyebab Gempa 4,9 Berpusat di Daratan Gianyar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bali diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 pada Sabtu (7/9/2024).
Menurut M. Soekarno Rahman dari Staf Pusat Gempa Bumi Regional III BMKG, gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif di darat, dengan dampak paling kuat dirasakan di wilayah Gianyar.
Rahman mengungkapkan bahwa intensitas getaran gempa di Gianyar mencapai III-IV MMI, yang artinya getaran tersebut terasa nyata dalam rumah, seperti ada truk berlalu, dan menyebabkan kerusakan seperti pecahnya gerabah serta berderiknya jendela dan pintu.
Rahman menjelaskan bahwa gempa bumi merupakan fenomena alam yang tidak bisa diprediksi kapan dan di mana akan terjadi.
"Gempa bumi tidak dapat diprediksi secara akurat, baik waktu maupun lokasi kejadiannya," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa gempa yang terjadi termasuk dalam kategori normal dan tidak menimbulkan risiko tsunami.
Hingga pukul 10.37 WITA, tercatat ada dua gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil, yakni M 2,1 dan M 2,5. Meskipun dampaknya tidak terlalu besar, Rahman mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa. Hindari masuk ke dalam rumah jika terdapat kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan," tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan