Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Korban Bully SMA Binus Singgung Anak Pejabat, Ketua Parpol, Hingga MK
beritabali.com/cnnindonesia.com/Korban Bully SMA Binus Singgung Anak Pejabat, Ketua Parpol, Hingga MK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Siswa SMA Binus Simprug, Jakarta Selatan, RE (16) blak-blakan menceritakan pengalamannya menjadi korban perundungan (bully) selama hampir setahun menjadi siswa sekolah tersebut sejak November 2023.
RE menceritakan pengalamannya itu dalam rapat audiensi dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/9).
Baca juga:
Kaesang Putra Presiden Jokowi Sambangi KPK
Mulanya, RE mengaku ditolak di lingkungan pertemanan sekolahnya.
Saat dirinya coba memperkenalkan diri, kata dia, rekan-rekannya justru mengancam dengan membanggakan orang tua mereka yang memiliki jabatan publik.
"Mereka mengatakan kepada saya, 'Lu jangan macam-macam sama kita, lu mau nyaman sekolah di sini, lu mau bisa kita enggak bully di sini, lu harus bisa ngelayanin kita semua. Lu tahu enggak bapak kita siapa, dia bapaknya ketua partai, bapak dia DPR, bapak dia MK'," ujar RE.
"Lalu sahabat dari ketua geng ini mengakui, 'Lu jangan macem-macem, bapak gua ketua partai sekarang'. Bapak yang berinisial A, anak yang berinisial M mengaku dan mengatakan itu semua kepada saya," tambahnya.
RE mengaku mendapatkan tindakan perundingan secara verbal yang tiada henti di depan umum. Termasuk di depan siswa laki-laki, perempuan, dan di depan guru.
Bukan hanya dalam bentuk perundungan, dia mengaku bahkan menjadi korban pelecehan di bulan pertama dirinya menjadi siswa. RE meyakini aksi tersebut sebetulnya bisa dicek di rekaman kamera pengawas (CCTV).
Namun, dia heran sekolah selama ini hanya diam dan tidak mau menyelidiki hal itu. Menurut RE, sekolah hanya menunjukkan video yang menguntungkan para pelaku.
"Sementara saya, saya hanya anak bangsa. Yang bisa berharap keadilan, dan mewakili para korban bully di luar sana," kata RE sambil terisak.
"Saya dari awal kemaluan saya dipegang-pegang di depan perempuan. Di depan laki-laki. Kemaluan saya dipegang. Pantat saya dipegang di depan kelas di muka umum," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Otto Hasibuan sebelumnya melayangkan ultimatum kepada pihak-pihak tertentu yang menyerang atau mencemarkan nama baik SMA Binus Simprug.
Otto ditunjuk pihak sekolah sebagai kuasa hukum terkait dengan tudingan perundungan, pelecehan seksual, dan pengeroyokan yang dilaporkan salah seorang murid berinisial RE.
"Soal tuntut balik itu saya hanya mengatakan jangan sampai ada tindakan-tindakan yang mencemarkan nama baik daripada Binus," ujar Otto dalam konferensi pers di SMA Binus Simprug, Sabtu (14/9) petang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan