Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
130 Tentara Israel Teken Petisi Desak Gencatan Senjata di Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Setidaknya 130 tentara Israel menuntut pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyepakati gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina melalui sebuah petisi surat.
Dalam petisi itu, 130 tentara termasuk dari pasukan cadangan dan wajib militer Israel dari berbagai unit menyatakan penolakan bertugas di militer kecuali pemerintah berkomitmen untuk gencatan senjata di Jalur Gaza dan memastikan pembebasan para sandera yang ditahan Hamas.
Menurut surat kabar Israel, Haaretz, petisi tersebut ditujukan kepada para menteri kabinet perang Israel dan kepala staf angkatan bersenjata.
"Sekarang sudah jelas bahwa melanjutkan perang di Gaza tidak hanya menunda kepulangan para sandera dari penahanan, tetapi juga membahayakan nyawa mereka. Banyak sandera yang terbunuh akibat serangan [militer Israel], jauh lebih banyak daripada yang telah berhasil diselamatkan melalui operasi militer," bunyi surat itu seperti dikutip Al Jazeera.
Ratusan tentara ini juga memperingatkan bahwa mereka "tidak akan bisa terus bertugas" kecuali pemerintah mengupayakan kesepakatan untuk pembebasan sandera.
"Bagi sebagian dari kami, batas toleransi telah terlampaui. Bagi yang lain... hari itu semakin dekat ketika kami, dengan hati yang hancur, akan berhenti melapor untuk bertugas," bunyi petisi tersebut menambahkan.
Alih-alih menyetop agresi brutalnya dan menyepakati gencatan senjata dengan Hamas, Netanyahu bersumpah bakal terus berperang di Jalur Gaza sampai seluruh tujuan tercapai dan "ancaman keamanan" bagi Israel hilang.
Hal itu diutarakan Netanyahu saat memperingati setahun agresi brutal Israel ke Jalur Gaza pada 7 Oktober lalu.
Sejauh ini, perundingan gencatan senjata dengan Hamas juga belum menemukan titik terang. Israel bahkan melancarkan agresi terbarunya ke Lebanon dan melancarkan invasi darat dengan dalih memerangi milisi Hizbullah. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan