Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Agus Suradnyana Bantah Bicara Hapus Legalitas Arak Bali: Ngga Ada Saya Ngomong Begitu
beritabali/ist/Agus Suradnyana Bantah Bicara Hapus Legalitas Arak Bali: Ngga Ada Saya Ngomong Begitu.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Keberadaan arak bali yang diperkuat dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 yang mengatur tentang tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali telah memberikan kesejahteraan untuk masyarakat, sehingga tidak ada alasan untuk menghapus legalitas tersebut.
Demikian ditegaskan, Calon Wakil Gubernur Bali, Putu Agus Suradnyana (PAS), Rabu, (16/10/2024) saat dikonfirmasi berkaitan dengan narasi negatif yang terus berhembus dan tersebar di media sosial. PAS memastikan tidak pernah berbicara terkait untuk menghapus legalitas arak bali jika menang di Pilkada Bali 2024.
“Nggak ada saya ngomong begitu ya, saya itu kan paham akan aturan lewat Pergub Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang tata kelola minuman fermentasi dan/atau destilasi khas Bali, itu sudah diundangkan pertanggal 29 Januari 2020, artinya ketika kita bicara masalah legalitas itu sudah sah karena ada Perpres menjadikan minuman arak Bali itu sebagai tuak, brem sebagai usaha yang sah untuk diproduksi,” tegas PAS.
Bupati Buleleng 2012 – 2022 yang juga seorang pengusaha hotel tersebut malah meminta pihak-pihak yang menghembuskan narasi tersebut melihat kegiatan usaha yang telah dilakukan justru mengenalkan arak bali kepada wisatawan pada setiap tempat usahanya.
“Kita taat aturan, kemudian yang saya katakan ya, bahwa kalau mau nanti kapan-kapan lihat lihat ke hotel saya, banyak sekali arak Bali yang di-package dengan baik, ditawarkan di hotel saya, kan kontra Produktif kalau saya dibilang, dibilang melarang itu ya, ngapain,” sebut Agus Suradnyana.
Agus Suradnyana yang maju di Pilkada Bali mendampingi Calon Gubernur Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah telah memastikan legalitas arak Bali telah memberikan kesejahteraan untuk masyarakat, bahkan kedepan perlu didorong produksi-produksi arak Bali yang sehat.
“Yang memberikan kontribusi buat kepentingan kesejahteraan masyarakat kan ngga ada masalahnya, yang penting itu dari produksi dari pohon nira, ental. Yang perlu diawasi adalah produksi arak dari bahan-bahan kimia itu yang perlu diawasi sehingga tidak ada lagi orang keracunan, apalagi wisatawan yang keracunan, inikan persepsi buruk buat pariwisata kita,” paparnya.
Agus Suradnyana secara tenang menyikapi hal-hal yang tidak pernah dilakukannya justru mencuat pada sejumlah media sosial. “Ngapain saya melarang, telah membuat kesejahteraan masyarakat, dulu kan arak dibeli murah yang dibuat dari pohon nira, sekarangkan punya nilai, kan bagus ya. Kalau saya orangnya boleh dikatakan mengatakan mana yang baik kita dukung, yang kurang baik kita perbaiki, sederhana sekali prinsip saya, ngga pernah marah saya. Ada membuat surat terbuka, ngga tahu ya akhir-akhir ini saya saja diserang,” sebutnya.
Putu Agus Suradnyana juga memastikan, dalam proses kampanye Pilkada Bali 2024 bakal terus muncul narasi-narasi yang dibangun untuk memojokkan dirinya bersama De Gadjah, sehingga meminta masyarakat Bali untuk mengecek kembali fakta yang ada sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan