Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rumah Makan, Spa, dan Laundry di Kuta Selatan Hangus Terbakar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kebakaran hebat melanda rumah makan, Spa dan usaha Laundry di Jalan Teropong, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, pada Senin 21 Oktober 2024 sekitar pukul 21.55 WITA.
Diduga kuat, kobaran api berasal dari korsleting listrik pada mesin pembakaran stokies di Warung Makan tersebut.
Kebakaran 3 lokasi itu terjadi di saat warga sedang melaksanakan aktivitasnya masing-masing. Pada malam kejadian itu, pemilik Purnama Spa yakni Wayan Suarniti sedang bertugas melayani tamu. Tiba-tiba ia mencium bau asap menyengat. Penasaran asal bau tersebut, ia lalu keluar untuk mengeceknya.
"Saksi melihat api keluar dari bawah bagian lantai warung makan sebelah," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pada Selasa 22 Oktober 2024.
Panik melihat ada asap tebal dan api, saksi berlari keluar mencari perlindungan. Ia sempat berteriak memanggil Ketut Rojak sembari mengatakan jika ada api dari dalam warungnya.
Sementara pemilik warung yang melihat tempat usahanya terbakar, berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, api semakin besar dan sulit dipadamkan. Bahkan kobaran api sudah melalap bagian atap warung.
"Penyebab kebakaran diperkirakan karena mesin stokies warung makan nasi Jinggo meledak, diduga arus pendek," beber AKP Sukadi.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian setelah beberapa menit menerima laporan dari warga. Petugas damkar berupaya menyemprotkan air ke sejumlah titik titik api. Berhubung lokasi kebakaran sangat dekat dengan bangunan, petugas damkar terus bergerak menjinakkan si jago merah, hingga akhirnya padam sekitar pukul 23.00 WITA.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut," ujarnya.
Dari data yang dirangkum aparat kepolisian, pemilik Purnama Spa mengalami kerugian Rp200 juta dari terbakarnya 6 buah bed, kaca cermin, meja crimbat, ac 4 unit, pemanas air 2, kulkas 1 unit, meja resepsion, kursi, handuk 100 dan sebagainya.
Kemudian usaha Laundry mengalami kerugian Rp55 juta dari terbakarnya mesin pengering 2, mesin cuci 1, setrika uap 1, tabung gas 7, lemari rak baju, meja 1, baju tamu.
Sementara kerugian terbanyak dialami rumah makan sebesar Rp500 juta. Di mana, kobaran api itu membakar habis stokies 4 unit, meja makan 7 unit dan kursi, meja bar, barang dagangan, surat surat penting, AC 1 unit, Televisi LED 1 unit dan HP Samsung 3 unit.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan