Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kawanan Burung Pipit Mati Mengenaskan di Bandara Ngurah Rai, BKSDA Ungkap Penyebabnya
beritabali/ist/Kawanan Burung Pipit Mati Mengenaskan di Bandara Ngurah Rai, BKSDA Ungkap Penyebabnya.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali memberikan penjelasan terkait kematian kawanan burung pipit ditemukan di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Bali, Kadek Andina Widiastuti, peristiwa ini terjadi Jumat malam, 22 November 2024, akibat sambaran petir.
Andina menjelaskan bahwa pohon tempat burung-burung tersebut bertengger mengalami patah ranting setelah tersambar petir. Kejadian ini menyebabkan burung-burung yang sedang beristirahat di pohon tersebut turut mati.
"Petugas kebersihan bandara segera mengevakuasi bangkai burung untuk menjaga kenyamanan pengunjung," ujar Andina, Minggu, (24/11/2024) di Denpasar.
Pada pemeriksaan yang dilakukan tim BKSDA pada Minggu, 24 November 2024, ditemukan sisa tiga bangkai burung yang kondisinya sudah sangat memburuk, mencapai 90% degradasi, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan nekropsi atau pengambilan sampel lebih lanjut.
"BKSDA Bali mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian alam dan satwa di sekitar mereka," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan