Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Aksara Bali Resmi Masuk Dunia Digital
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksara Bali kini resmi diterima dalam ekosistem internet global setelah Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) untuk aksara Bali.
Aturan ini memungkinkan aksara Bali digunakan sebagai alamat situs web, menjadikannya sebagai Domain Tingkat Dua (DTD) pertama yang berbasis aksara lokal di Indonesia.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi antara PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan Universitas Udayana. PANDI, sebagai pihak yang mendukung penuh pelestarian budaya Bali, mengungkapkan bahwa langkah ini akan menjadi tonggak sejarah dalam mempromosikan identitas budaya Bali di ranah digital.
Menurut Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak, penerbitan LGR oleh ICANN adalah pencapaian penting dalam pelestarian bahasa dan budaya Bali.
"Dengan diterimanya aksara Bali dalam sistem Domain Name System (DNS), masyarakat Bali bisa lebih leluasa mengekspresikan budaya mereka di dunia maya. Selain itu, ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat global untuk mengenal dan menghargai keberagaman budaya Indonesia," ujar John dalam keterangan persnya, Senin (25/11/2024).
Sebagai langkah awal, PANDI akan segera meluncurkan Second-Level Internationalized Domain Names (IDN) yang menggunakan aksara Bali. Hal ini merupakan bagian dari usaha untuk memastikan aksara Bali tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga mendunia.
Meski begitu, penggunaan aksara Bali dalam domain internet memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak. John mengingatkan pentingnya pemahaman mendalam tentang aturan teknis dalam LGR, serta pengembangan infrastruktur digital yang mendukung aksara Bali, seperti perangkat keras dan perangkat lunak yang kompatibel. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pengembangan keyboard dengan tata letak aksara Bali serta perangkat lunak yang memungkinkan pengolahan teks Bali secara efektif di dunia digital.
Penting juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda yang lebih akrab dengan aksara Latin, agar mereka dapat memanfaatkan dan melestarikan aksara Bali dalam dunia digital.
“Sosialisasi dan edukasi yang efektif sangat diperlukan agar generasi mendatang dapat mengaplikasikan aksara Bali di kehidupan digital mereka,” tambah John.
Inisiasi ini dimulai dari berbagai kajian, kolaborasi dengan para ahli aksara, hingga koordinasi intensif dengan ICANN. PANDI berharap bahwa dengan terbitnya LGR ini, lebih banyak domain berbasis aksara Bali dapat didaftarkan, sehingga memperkaya internet dengan konten yang lebih beragam dan mendalam mengenai budaya lokal Indonesia. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan