Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pertumbuhan Kredit Negatif, BPR di Bali Disebut Butuh Solusi Bersama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali saat ini menghadapi tantangan berat. Data menunjukkan adanya pertumbuhan kredit yang negatif, yakni minus 0,34%, dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang masih tinggi mencapai dua digit.
Selain itu, Return on Equity (ROE) tercatat minus 1,77% dan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) hanya 74,95%. Kondisi ini menggambarkan betapa pentingnya solusi bersama untuk mendukung pemulihan ekonomi Bali pasca pandemi COVID-19.
Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pengusaha, pemerintah, dan regulator dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi sektor BPR. Dalam acara yang digelar di Sanur pada Jumat malam (27/12/2024), ia menekankan bahwa kerjasama yang solid sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi perekonomian yang terpuruk selama pandemi.
Made Arya juga menjelaskan bahwa meskipun industri BPR secara umum menghadapi kesulitan, BPR Kanti berhasil menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik. Dengan Return on Asset (ROA) mencapai 2,8% dan ROE yang sangat baik yaitu 28%, BPR Kanti optimis dapat mencapai target aset sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2025.
“Kita harus bersinergi, bukan bersaing. Mari bersama-sama memanfaatkan kredit di BPR, koperasi, dan LPD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Made Arya. Menurutnya, pendekatan kolaboratif adalah kunci untuk mempercepat pemulihan ekonomi Bali yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Made Arya juga mengajak pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan bersama melalui kredit sindikasi. Hal ini dinilai efektif untuk mendukung proyek-proyek besar dengan risiko yang lebih terdiversifikasi, tanpa dibatasi oleh Bank Minimum Prudential Capital (BMPK).
"Dukungan dari semua pihak, baik itu pengusaha, pemerintah, maupun regulator, sangat penting untuk membangun kembali ekonomi Bali yang tangguh. Kami di BPR Kanti siap menjadi bagian dari solusi bersama," pungkas Made Arya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan