Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
ODGJ di Gianyar Ditangkap Satpol PP, Sering Meresahkan Warga
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar menangkap seorang pria bernama Ketut Kerta (40) yang mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Minggu (9/3/2025).
Pria yang beralamat di Banjar Kelod Kangin, Kelurahan Beng, Kecamatan/Kabupaten Gianyar ini dibekuk lantaran kerap meresahkan warga sekitar.
Ketut Kerta diketahui sering berteriak dan melempar benda-benda di sekitarnya. Sasaran aksi tersebut adalah warga setempat yang merasa terganggu dan khawatir dengan situasi di desa mereka. Akhirnya, seorang warga bernama Nyoman Tajung Arsana melaporkan kejadian tersebut kepada Satpol PP Gianyar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Satpol PP Gianyar dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan Ketut Kerta. Saat didatangi petugas, Ketut Kerta tidak memberikan perlawanan dan dengan tenang menaiki mobil patroli Satpol PP.
Selanjutnya, pria tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Kabupaten Bangli untuk menjalani pengobatan dan perawatan lebih lanjut.
Kasat Pol PP Kabupaten Gianyar, I Made Watha, membenarkan penanganan tersebut dan menyatakan bahwa tindakan ini dilakukan atas permintaan pihak keluarga.
"Atas permintaan pihak keluarga, ODGJ ini langsung dibawa ke RSJ Bali di Bangli untuk mendapatkan perawatan," jelas I Made Watha.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan