Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Strategi TPID Badung Menjaga Harga di Tengah Lonjakan Permintaan Jelang Hari Raya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Badung menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) bertema "Mewujudkan Ketahanan Pangan Kabupaten Badung serta Menjaga Stabilitas Harga pada bulan Ramadhan, Idul Fitri 1446 H, dan Nyepi Tahun Caka 1947".
Dalam arahannya, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan catatan BPS, Kabupaten Badung mengalami deflasi sebesar -0,89% (mtm) pada Februari 2025 dengan inflasi tahunan sebesar 0,98% (yoy), atau berada di bawah koridor target inflasi yang ditetapkan pemerintah 2,5±1%.
Meskipun pada Februari tercatat deflasi, terdapat potensi peningkatan tekanan inflasi menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat untuk merayakan hari raya.
"Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipasi untuk menjaga kenaikan harga pangan yang memiliki bobot inflasi tinggi, seperti daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, beras, minyak goreng, telur ayam ras, tomat, dan ikan tongkol," jelasnya, Selasa (11/3/2025) di Denpasar.
Selanjutnya Kepala BPS Kabupaten Badung, Komang Bagus Pawastra, mengungkapkan bahwa fenomena deflasi di Kabupaten Badung pada Februari 2025 bersumber dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Komoditas yang mencatat mengalami penurunan harga adalah cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam ras. Namun demikian, masih terdapat beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga, seperti tepung terigu dan minyak goreng, sehingga perlu terus dipantau secara ketat.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan, menyatakan bahwa menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, risiko kenaikan harga cenderung meningkat.
Terlebih lagi, Kabupaten Badung sebagai salah satu destinasi wisata internasional terkemuka, memiliki kebutuhan pangan yang tidak hanya mencakup konsumsi penduduk lokal, namun juga wisatawan yang jumlahnya cukup besar.
"Sebagai upaya stabilisasi harga, diperlukan mitigasi melalui optimalisasi strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif," ucapnya.
Beberapa upaya pengendalian harga yang direkomendasikan adalah penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan daerah pemasok, perluasan contract farming dengan petani, serta kolaborasi dengan sektor perhotelan dan platform e-commerce untuk memperkuat akses masyarakat terhadap produk lokal.
Pada akhir pertemuan, Bupati Badung meminta agar jajarannya melakukan pemantauan secara intensif perkembangan program peningkatan produktivitas sektor pertanian, termasuk optimalisasi sistem irigasi dan mekanisasi budidaya pertanian.
"TPID Kabupaten Badung diarahkan untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai stakeholder untuk mendukung ketahanan pangan. Peran strategis Perumda Pangan dan Pasar akan terus dioptimalkan, khususnya sebagai offtaker hasil pertanian untuk menjaga harga komoditas strategis tetap terjangkau," paparnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga sedang merumuskan insentif khusus bagi petani untuk mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian.
"Dengan berbagai langkah strategis ini, TPID Kabupaten Badung optimis mampu menjaga inflasi dalam koridor target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,5±1%, serta mewujudkan ketahanan pangan secara berkelanjutan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 738 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 671 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik