Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dapat Kiriman Kepala Babi, Tempo Siapkan Langkah Tegas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kantor Tempo mendapat kiriman sebuah paket misterius berisi kepala babi pada 19 Maret 2025. Kepala babi itu dikemas dalam kotak kardus yang dilapisi styrofoam.
Paket tersebut ditujukan kepada "Cica", panggilan akrab Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik. Kiriman ini diterima oleh satuan pengamanan Tempo pada pukul 16.15 WIB. Namun, Cica baru menerima paket tersebut pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, Cica baru saja kembali dari liputan bersama rekannya, Hussein Abri Yusuf Muda Dongoran. Mengetahui ada paket yang ditujukan kepadanya, ia membawa kotak tersebut ke dalam kantor.
Hussein kemudian membuka paket itu. Begitu bagian atas kotak dibuka, tercium bau busuk menyengat. Saat styrofoam di dalamnya dibuka, terlihat kepala babi dengan kedua telinga yang telah terpotong. Sontak, Cica, Hussein, dan beberapa wartawan lainnya segera membawa paket itu keluar gedung.
Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa kiriman tersebut merupakan bentuk teror terhadap kebebasan pers.
“Kami sedang menyiapkan langkah-langkah selanjutnya sebagai respons atas kejadian ini,” kata Setri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan