Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
443 Siswa di Buleleng Alami Disleksia, Bupati Telusuri Penyebab
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dewan Pendidikan Buleleng mencatat ada sebanyak 443 siswa SMP mengalami disleksia.
Disleksia merupakan gangguan belajar yang menyebabkan kesulitan membaca, menulis, mengeja, atau berbicara dengan jelas. Data ini diperoleh dari rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang digelar beberapa waktu lalu.
Menanggapi hal itu, Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra mengaku akan segera memverifikasi data dari Dewan Pendidikan itu, termasuk mencari tahu penyebab pasti terjadinya disleksia.
"Apakah disleksia ini terjadi karena mereka (siswa) itu tidak mampu, tidak tahu atau tidak mau untuk belajar. Akan segera kami cari tau penyebabnya," katanya ditemui Rabu (9/4).
Sutjidra mengklaim disleksia ini terjadi bukan karena gagalnya Kurikulum Merdeka. Menurut dia, Kurikulum Merdeka telah memberikan kebebasan kepada setiap siswa untuk memilih cara belajar sesuai dengan kemampuannya.
Politisi asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini menyebut penanganan disleksia ini tidak hanya ditangani oleh pemerintah, melainkan juga harus ada peran serta orangtua. Untuk itu sosialisasi terkait pentingnya pendidikan juga akan gencar dilakukan.
Baca juga:
Tukul Arwana Masih Sulit Bicara
"Yang susah kan yang tidak mau sekolah, kemudian orang tuanya mendukung keputusan anaknya. Nah yang begini akan didekati, diberikan sosialisasi akan pentingnya pendidikan," terangnya.
Pihaknya juga berencana membuka program pendidikan jarak jauh serta pendidikan kesetaraan di setiap kecamatan. Serta telah menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa kurang mampu. Hal ini dilakukan untuk memotivasi siswa agar lebih semangat sekolah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan