Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Ekonomi Bali Tumbuh 5,52 Persen, Pariwisata dan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak
beritabali/ilustrasi/Ekonomi Bali Tumbuh 5,52 Persen, Pariwisata dan Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penggerak.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perekonomian Bali pada Triwulan I 2025 tercatat tumbuh sebesar 5,52 persen secara tahunan (y-on-y).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan, sektor pariwisata dan konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama penggerak ekonomi Pulau Dewata.
"Pertumbuhan ekonomi Bali di Triwulan I 2025 ditopang aktivitas pariwisata yang terus menggeliat serta daya beli masyarakat yang tetap terjaga," jelas Agus Hermawan di Denpasar, Senin (5/5/2025).
Agus merinci, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara naik 7,95 persen dan wisatawan nusantara meningkat 10,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Jumlah keberangkatan penumpang internasional dari Bandara I Gusti Ngurah Rai juga tumbuh 11,06 persen, walau penumpang domestik turun 11,92 persen,” ungkapnya.
Momentum Hari Raya Nyepi dan Ramadan turut mendorong aktivitas konsumsi masyarakat. Hal ini terlihat dari meningkatnya penjualan listrik di segmen bisnis dan industri masing-masing 4 persen dan 3 persen (y-on-y), serta lonjakan penyaluran kredit perbankan hingga 7 persen.
BPS Bali juga mencatat surplus neraca perdagangan luar negeri sebesar US$ 121,36 juta pada periode ini.
Dari sisi lapangan usaha, Administrasi Pemerintahan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yakni 19,86 persen. "Kenaikan belanja pegawai dan pencairan THR bagi ASN, TNI/Polri, dan pensiunan menjadi pemicu utama,” tambah Agus.
Lapangan usaha Akomodasi dan Makan Minum tumbuh 7,47 persen, sedikit melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusinya tetap signifikan berkat kenaikan kunjungan wisatawan serta penerimaan pajak hotel dan restoran di Badung dan Denpasar yang masing-masing tumbuh 8 persen dan 20 persen.
Transportasi dan Pergudangan juga tumbuh 6,79 persen, didukung kenaikan keberangkatan penumpang internasional dan lonjakan jumlah penumpang di Pelabuhan Gilimanuk, Padangbai, Klungkung, serta Sanur-Nusa Penida yang naik 48 persen.
Sementara itu, daya beli masyarakat tetap stabil. Inflasi Bali ditutup 1,89 persen pada Maret 2025, dalam kisaran target nasional. Penjualan kendaraan baru naik 7 persen, dan Indeks Keyakinan Konsumen Denpasar tetap optimis di level 139,0.
Dari sisi pengeluaran, Konsumsi Rumah Tangga menyumbang pertumbuhan tertinggi yakni 3,08 persen, disusul Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 13,47 persen dan Ekspor Luar Negeri 6,51 persen.
“Ini membuktikan aktivitas masyarakat masih kuat, didukung konsumsi listrik residensial, pengeluaran makanan-minuman non-alkohol, serta dorongan konsumsi saat momen hari besar keagamaan,” pungkas Agus Hermawan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2766 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun