Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Program Pertanian Badung Dongkrak NTP 2024
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) resmi meluncurkan hasil Survei Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Kabupaten Badung Tahun 2024.
Acara ini digelar pada Kamis (8/5/2025) di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, nilai NTP Kabupaten Badung pada tahun 2023 tercatat sebesar 112. Sementara pada tahun 2024 mengalami peningkatan menjadi 117. Kenaikan ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam kesejahteraan petani di Badung.
"Peningkatan ini tidak terlepas dari berbagai program kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya kebijakan Bupati Badung, yang berhasil menekan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.
Wijana mengatakan bahwa NTP merupakan indikator penting dalam mengukur tingkat kesejahteraan petani dan menjadi salah satu target kinerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Badung 2001–2026.
"NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani dari hasil produksi pertanian dengan indeks harga yang harus dibayar petani untuk kebutuhan produksi dan konsumsi. Jika NTP berada di atas angka 100, itu menunjukkan petani memperoleh keuntungan dari usahanya," jelas Wijana.
Survei NTP/NTUP dilaksanakan setiap bulan selama satu tahun penuh, mencakup berbagai subsektor seperti tanaman pangan, peternakan, dan perikanan. Data yang dikumpulkan kemudian diolah untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kesejahteraan petani di Badung. Selain NTP, hasil survei juga menghasilkan nilai NTUP yang menggambarkan kelayakan usaha pertanian secara umum.
Lebih lanjut, Wijana menegaskan komitmen pihaknya untuk terus merancang program-program yang meringankan beban petani dan mendorong peningkatan nilai NTP dan NTUP di masa mendatang.
"Kami berharap NTP dan NTUP ini terus meningkat agar budaya agraris yang menjadi khas masyarakat Badung dapat terus lestari," pungkas Wijana.
Acara ini turut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Badung Komang Bagus Pawastra, perwakilan BPS Provinsi Bali, jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Ketua Majelis Alit Subak se-Kabupaten Badung, serta para undangan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5037 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3422 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2160 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 873 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan