Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Program Pertanian Badung Dongkrak NTP 2024
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) resmi meluncurkan hasil Survei Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Kabupaten Badung Tahun 2024.
Acara ini digelar pada Kamis (8/5/2025) di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana menyampaikan bahwa berdasarkan hasil survei, nilai NTP Kabupaten Badung pada tahun 2023 tercatat sebesar 112. Sementara pada tahun 2024 mengalami peningkatan menjadi 117. Kenaikan ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam kesejahteraan petani di Badung.
"Peningkatan ini tidak terlepas dari berbagai program kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya kebijakan Bupati Badung, yang berhasil menekan biaya produksi petani sekaligus meningkatkan pendapatan mereka," ujarnya.
Wijana mengatakan bahwa NTP merupakan indikator penting dalam mengukur tingkat kesejahteraan petani dan menjadi salah satu target kinerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Badung 2001–2026.
"NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani dari hasil produksi pertanian dengan indeks harga yang harus dibayar petani untuk kebutuhan produksi dan konsumsi. Jika NTP berada di atas angka 100, itu menunjukkan petani memperoleh keuntungan dari usahanya," jelas Wijana.
Survei NTP/NTUP dilaksanakan setiap bulan selama satu tahun penuh, mencakup berbagai subsektor seperti tanaman pangan, peternakan, dan perikanan. Data yang dikumpulkan kemudian diolah untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kesejahteraan petani di Badung. Selain NTP, hasil survei juga menghasilkan nilai NTUP yang menggambarkan kelayakan usaha pertanian secara umum.
Lebih lanjut, Wijana menegaskan komitmen pihaknya untuk terus merancang program-program yang meringankan beban petani dan mendorong peningkatan nilai NTP dan NTUP di masa mendatang.
"Kami berharap NTP dan NTUP ini terus meningkat agar budaya agraris yang menjadi khas masyarakat Badung dapat terus lestari," pungkas Wijana.
Acara ini turut dihadiri Kepala BPS Kabupaten Badung Komang Bagus Pawastra, perwakilan BPS Provinsi Bali, jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Ketua Majelis Alit Subak se-Kabupaten Badung, serta para undangan lainnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5993 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2654 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2315 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan