Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Jadi Instruktur Freediving, WNA Italia Diusir dari Bali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kantor Imigrasi Singaraja mendeportasi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Italia berinisial FAFC. Pria berusia 42 tahun itu diusir dari Indonesia lantaran melanggar izin tinggal terbatas (ITAS), dengan menjadi instruktur freediving.
Kepala Kantor Imigrasi Singaraja, Hendra Setiawan pada Rabu (14/5) mengatakan, FAFC dipulangkan ke negara asalnya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dengan menggunakan pesawat Thai Airways TG 440, tujuan Denpasar-Bangkok-Milan, Italia.
FAFC kata Hendra diketahui masuk ke Bali pada 22 Januari 2025 lalu menggunakan KITAS. Ia kemudian diketahui bekerja sebagai instruktur freediving di wilayah Amed, Karangasem.
Selain itu FAFC terlibat dalam memasarkan aktivitas spearfishing melalui akun media sosialnya. Untuk itu pendeportasian ini dilakukan sebagai upaya menegakkan peraturan keimigrasian.
"Aktivitas yang dilakukan FAFC jelas bertentangan dengan tujuan dan ketentuan izin tinggal yang diberikan. Tindakan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan ekosistem pariwisata Bali," tegas Hendra.
Hendra pun mengimbau agar seluruh WNA yang datang ke Bali khususnya daerah Jembrana, Karangasem, dan Buleleng untuk selalu mematuhi peraturan keimigrasian yang berlaku.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun