Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kemarau, Tapi Bali Masih Diguyur Hujan, Ini Penjelasan BBMKG
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meski secara kalender telah memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Provinsi Bali masih diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dipicu oleh gangguan atmosfer yang menyebabkan ketidakstabilan cuaca di Pulau Dewata.
Hal tersebut disampaikan oleh Wulan Wandarana, Prakirawan Cuaca dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, saat ditemui di ruang pantau BBMKG, Selasa (10/6/2025).
Menurut Wulan, fenomena ini tergolong normal karena meskipun memasuki musim kemarau, Bali masih memiliki potensi curah hujan.
“Musim kemarau di Bali memang masih menunjukkan potensi hujan, meski cakupan wilayahnya tidak seluas musim hujan. Untuk saat ini, hujan masih berpeluang terjadi di beberapa daerah di Bali, dan kemungkinan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama dalam menjaga kesehatan di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Kami mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi tubuh menghadapi cuaca yang berubah-ubah, serta selalu meng-update informasi cuaca dari BMKG, khususnya terkait peringatan dini,” tambahnya.
Dengan kondisi cuaca yang tidak stabil ini, warga Bali diharapkan selalu menyesuaikan aktivitas harian dengan prakiraan cuaca terkini, agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan dan aktivitas luar ruangan yang terganggu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan