Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wagub Giri Prasta Tanggapi Kasus Duel Tajen dan Penembakan WNA
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta menyayangkan peristiwa duel berdarah yang terjadi di arena tajen di Enjung Les, Banjar Tabu, Desa Songan, Kintamani, Bangli, Sabtu (14/6/2025) lalu.
"Hal ini terjadi dan semoga ini kali pertama terjadi dan tidak terulang lagi harapan kami, kita harus menguatkan menyame braya di Bali," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (16/6/2025).
Giri Prasta menyebut, salah satu kekhawatiran dari insiden semacam ini adalah pengaruh alkohol yang dapat memicu emosi berlebihan dan sulit dikendalikan. Ia berharap ke depan masyarakat Bali saling mengawasi demi menjaga situasi tetap aman dan harmonis.
Baca juga:
Duel Berdarah di Tajen Songan, Satu Tewas
"Dan kami khawatirnya hanya satu pengaruhnya alkohol, karena di luar daripada nalar kesabaran dan emosi yang amat sangat tidak bisa dikendalikan dan semoga ke depan kita saling mengawasi antarteman, antarrekan siapapun yang ada di pulau Bali, kita awasi dengan baik, saya kira itu," katanya.
Selain itu, Giri Prasta juga menanggapi kasus penembakan warga negara asing atau WNA di wilayah Munggu pada Sabtu (14/6/2025) lalu. Ia menegaskan keamanan Bali terus menjadi prioritas, dan saat ini berbagai elemen mulai TNI, Polri hingga masyarakat adat telah bersinergi memperkuat pengamanan wilayah.
"Soal keamanan di Bali, saya terima kasih tim yustisia apalagi yang dimotori kuat oleh TNI Polri, maka kita harus perkuat lebih lagi bertalian dengan keamanan dan kenyamanan," ujarnya.
Menurutnya, kejadian-kejadian kriminal bisa saja terjadi di mana saja, namun pemerintah tidak tinggal diam dan terus bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat.
"Memang di setiap negara apapun itu pasti ada persoalan. Hal-hal yang terjadi itu berada di luar kemampuan kita bersama. Artinya apa itu bisa terjadi di luar pikiran kita. Tetapi kami di provinsi Bali tidak tinggal diam," sebutnya.
Giri Prasta menambahkan, sistem keamanan lingkungan berbasis siskamling di desa adat dan banjar telah berjalan aktif, termasuk pendataan warga lokal dan pendatang melalui administrasi Kipem.
"Kamis sudah bersinergi dengan kekuatan penuh bahkan kami akan menyambut kedatangan pak Kapolri juga. Siskambling ini sudah digalakkan oleh kelian banjar dinas dan kepala dusun, pertama kita mendata seluruh warga pribumi pastinya, yang kedua mendata masyarakat pendatang dengan Kipem," paparnya.
Ketika ditanya soal adanya kecolongan dalam pengamanan hingga terjadi insiden berdarah dan penembakan, Giri Prasta mengatakan bahwa beberapa hal memang di luar perkiraan, namun pihaknya tetap berupaya maksimal bersama aparat dan masyarakat.
"Tapi kan kadang-kadang di luar perkiraan kita, maaf ya W kena teroris kemarin yang dengan safetynya Amerika, tapi ya kami berkat dengan sinergi masyarakat dan tokoh yang ada di Bali bersama penegak hukum saya kira, kita harus mampu menimize persoalan-persoalan kriminal yang ada di Bali, kami yakinkan untuk itu," ujarnya.
Terkait operasi khusus pengamanan, Giri Prasta menyebut hal tersebut rutin dilakukan setiap hari dan pihaknya mengapresiasi kerja TNI, Polri, hingga tim desa adat yang turut aktif menjaga keamanan Bali.
"Maaf justru operasi khusus ini sudah dilakukan setiap hari, itu sudah jalan, bahkan malam-malam, nanti kita sekali-kali ajak ya, teman-teman media. Kita operasi khusus untuk melakukan itu bagus sekali, dan jujur kami terima kasih kepada TNI Polri dan Tim Bakamda yang ada di desa adat telah bersinergi dengan baik untuk menjaga pulau Bali ini, saya kira itu," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan