Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
DPR Minta Pelayanan Haji Dievaluasi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Anggota Komisi VIII DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana meminta Kementerian Agama RI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, pelayanan terhadap jamaah, khususnya lansia dan perempuan, masih belum optimal.
Ditemui belum lama ini, Ketut Kariyasa yang juga kader PDI Perjuangan menyampaikan bahwa ia menerima banyak keluhan masyarakat terkait penyelenggaraan haji 2025. Salah satunya terkait lemahnya koordinasi antar petugas haji dan minimnya perhatian untuk kelompok jamaah rentan.
"Ada yang meninggal di dalam pesawat. Ini kedepan perlu diperbaiki, terutama masalah kesehatan," katanya belum lama ini di Buleleng.
Kariyasa juga menyoroti perubahan sistem penyelenggaraan haji tahun ini yang menggunakan skema syirkah, yakni melibatkan perusahaan swasta dalam pengelolaan layanan jamaah selama di Makkah. Hal ini menurutnya harus diawasi ketat agar pelayanan tetap terjamin.
"Nah, sekarang kan dalam bentuk syirkah, ada delapan pengelola. Kalau dikelola oleh swasta, harus dipastikan lagi kualitas pelayanannya," tegasnya.
Selain pelayanan, DPR RI turut menyampaikan kekhawatiran soal wacana pemangkasan kuota haji untuk Indonesia hingga 50 persen. Pemerintah Arab Saudi disebut-sebut tengah mempertimbangkan opsi tersebut, yang tentu akan berdampak signifikan bagi jutaan calon jamaah dari Indonesia.
"Tentu kami inginnya nanti kuotanya ini ditambah. Pasti pemerintah nanti akan melobi Pemerintah Arab Saudi," tegas Kariyasa.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan haji menjadi prasyarat penting agar upaya diplomasi kuota berjalan mulus. Oleh karena itu, pemerintah diminta segera melakukan evaluasi menyeluruh, menyerap masukan masyarakat, dan mempertimbangkan revisi terhadap Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji.
"Jangan sampai nanti kualitasnya tidak bagus, tentu susah juga untuk mengusulkan tambahan kuota itu sendiri," ujarnya.
Ketut Kariyasa memastikan, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal proses perbaikan tata kelola haji agar lebih profesional, transparan, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jamaah, khususnya yang berasal dari daerah-daerah terpencil seperti di Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan