Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Cuaca Ekstrem, Nelayan Ujung Karangasem Lego Jangkar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagian besar nelayan di pesisir Ujung, Karangasem memilih lego jangkar menyusul kondisi cuaca buruk yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.
Ketua Kelompok Nelayan Inti Samudra, Mahmud mengatakan cuaca ekstrem ombak besar dan angin kencang mulai terjadi sejak 3 hari terakhir ini membuat sebagian besar nelayan tidak berani melaut.
"Beberapa nelayan yang pakai speed boat masih berani melaut, tapi yang memakai jukung tidak berani karena sangat berbahaya. Tadi pagi ada yang melaut 4 orang, saya juga sempat mau turun tapi tidak jadi setelah melihat kondisi ombak," kata pria berusia 46 tahun tersebut.
Ombak besar dan angin kencang seperti sekarang ini memang rutin terjadi setiap tahunnya menjelang memasuki bulan Agustus dan akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan.
Kondisi ini praktis membuat pencaharian sebagian besar nelayan hilang. Beberapa ada yang beralih profesi untuk sementara sebagai petani, namun ada juga yang menjadikan waktu libur untuk memperbaiki jaring dan peralatan melaut lainnya.
Hanya saja, saat cuaca yang tidak mendukung, harga ikan justru sedang bagus-bagusnya saat ini. Meski sedang tidak musim ikan, namun nelayan yang turun pasti mendapatkan ikan paling tidak bisa menutupi biaya untuk melaut dan kebutuhan sehari-hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3277 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 764 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 701 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman