Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem, Nelayan Ujung Karangasem Lego Jangkar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sebagian besar nelayan di pesisir Ujung, Karangasem memilih lego jangkar menyusul kondisi cuaca buruk yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini.
Ketua Kelompok Nelayan Inti Samudra, Mahmud mengatakan cuaca ekstrem ombak besar dan angin kencang mulai terjadi sejak 3 hari terakhir ini membuat sebagian besar nelayan tidak berani melaut.
"Beberapa nelayan yang pakai speed boat masih berani melaut, tapi yang memakai jukung tidak berani karena sangat berbahaya. Tadi pagi ada yang melaut 4 orang, saya juga sempat mau turun tapi tidak jadi setelah melihat kondisi ombak," kata pria berusia 46 tahun tersebut.
Ombak besar dan angin kencang seperti sekarang ini memang rutin terjadi setiap tahunnya menjelang memasuki bulan Agustus dan akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan.
Kondisi ini praktis membuat pencaharian sebagian besar nelayan hilang. Beberapa ada yang beralih profesi untuk sementara sebagai petani, namun ada juga yang menjadikan waktu libur untuk memperbaiki jaring dan peralatan melaut lainnya.
Hanya saja, saat cuaca yang tidak mendukung, harga ikan justru sedang bagus-bagusnya saat ini. Meski sedang tidak musim ikan, namun nelayan yang turun pasti mendapatkan ikan paling tidak bisa menutupi biaya untuk melaut dan kebutuhan sehari-hari.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5833 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4599 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan