Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Jatuh dari Pohon Juwet, Nyawa Wayan Selamat Tak Bisa Diselamatkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pelajar asal Banjar Dinas Goris Pasar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, bernama Wayan Selamat (17), tewas tragis setelah terjatuh dari pohon juwet.
Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi dikonfirmasi Senin (27/10) mengatakan, peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 17.00 WITA di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak.
Saat itu, korban bersama dua kerabatnya berencana pergi ke pantai. Namun sebelum ke pantai, mereka memutuskan untuk mencari buah juwet di Banjar Dinas Tegal Sari. Apesnya, saat korban memanjat pohon juwet, salah satu dahannya patah sehingga membuatnya terjatuh.
Akibat kejadian ini, korban mengalami patah tulang pada kedua tangan, cidera kepala berat, serta mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa Wayan Selamat ke Puskesmas Gerokgak 2.
Baca juga:
Penumpang Jatuh ke Laut di Gilimanuk
Namun karena luka yang dialami cukup parah, petugas medis memutuskan merujuk korban ke RSUD Buleleng. Sayangnya, setibanya di rumah sakit, nyawa korban tak dapat diselamatkan.
"Sesampainya di RSUD, korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah, dan menolak untuk dilakukan autopsi. Saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka," jelas Kompol Derawi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3271 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 755 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 695 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman