Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Indonesia Raih 18 Medali di Kejuaraan Dunia Vovinam Buleleng, Belum Tembus Emas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim Indonesia belum mampu menembus podium tertinggi pada Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 Tahun 2025 yang berlangsung di GOR Undiksha Jinengdalem, Buleleng.
Hingga pertandingan terakhir, Jumat (7/11), kontingen Merah Putih mengoleksi 5 medali perak dan 13 medali perunggu dari berbagai kategori.
Pelatih Seni Vovinam Indonesia, Luh Kadek Aprianti, mengungkapkan bahwa persaingan tahun ini sangat ketat. Vietnam dan Algeria disebut menjadi lawan terberat karena memiliki kemampuan serta jam terbang lebih tinggi.
“Atlet andalan kami Agung yang bertarung di kelas Fight berhadapan dengan Vietnam dan Algeria di final. Jadi memang pesaingnya cukup berat,” katanya.
Meski gagal meraih emas, ia bersyukur ada peningkatan signifikan karena tahun lalu di Vietnam Indonesia hanya membawa pulang satu perak.
Aprianti menambahkan, persiapan lebih maksimal dibutuhkan menjelang Kejuaraan ASEAN tahun depan. “Tahun depan ada kejuaraan ASEAN. Kami harus mempersiapkan Tim Indonesia lebih maksimal lagi, baik teknik maupun basicnya,” jelasnya.
Ketua Panitia Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8, Gede Supriatna, mengatakan kompetisi yang diikuti 26 negara ini berjalan lancar. Vietnam keluar sebagai juara umum dengan catatan 24 medali emas. “Untuk Tim Indonesia, belum berhasil merebut medali emas. Namun ini sudah cukup baik, karena olahraga bela diri ini baru berkembang di Indonesia khususnya Bali,” ujarnya.
Supriatna, yang juga Wakil Bupati Buleleng, berharap Buleleng terus dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan internasional lainnya. Untuk mendukung hal itu, Pemkab Buleleng menyiapkan pembangunan sport center bertaraf internasional di Lumbanan, Sukasada.
“Pemprov akan menghibahkan lahannya 5,7 hektar di Lumbanan. Itu akan kita bangun sport center. Sekarang kami masih menunggu surat keputusan hibahnya. Kalau sudah turun, sesegera mungkin kami bebaskan lahan untuk akses menuju ke lokasi,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan