Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Buleleng Kekurangan Dokter Sub Spesialis
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter sub spesialis yang hingga kini masih jauh dari ideal. Kekurangan ini dirasakan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, terutama di RSUD Buleleng.
Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra ditemui Kamis (4/12) menegaskan bahwa dokter sub spesialis di beberapa bidang sangat dibutuhkan, mulai dari penyakit dalam, anak, bedah, hingga kandungan.
"Kalau dokter umum, dari tingkat puskemas hingga rumah sakit sudah cukup. Yang kurang memang sub spesialis. Buleleng sangat membutuhkan banyak dokter sub spesialis," katanya.
Kekurangan dokter sub spesialis ini terjadi hampir setiap tahun. Bahkan setiap kali dibuka penerimaan CPNS, formasi untuk dokter sub spesialis selalu minim pelamar. Kondisi ini dipengaruhi oleh minat tenaga medis yang lebih memilih bekerja di wilayah Bali Selatan karena tingkat ekonomi yang dinilai lebih tinggi.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Buleleng telah merancang skema insentif khusus bagi dokter sub spesialis yang bersedia bertugas di wilayah Bali Utara.
Selain itu, pemerintah juga akan memberikan subsidi pendidikan bagi dokter yang ingin melanjutkan ke jenjang sub spesialis, dengan syarat wajib kembali dan mengabdi di Buleleng setelah menyelesaikan pendidikan.
“Adik-adik yang ingin meningkatkan kompetensi akan kami bantu. Bisa ajukan permohonan ke Pemkab agar mendapat dispensasi selama menempuh pendidikan sub spesialis. Saya jamin haknya tetap diberikan, meski tidak bekerja selama menempuh pendidikan. Subsidi UKT juga akan kami berikan," terangnya.
Sejauh ini, sudah terdapat empat dokter dari RSUD Buleleng yang mengajukan diri untuk melanjutkan pendidikan sub spesialis melalui program subsidi tersebut.
Selain program subsidi pendidikan, Pemkab Buleleng juga telah menjalin kerja sama dengan RS Prof Ngoerah Denpasar. Melalui kerja sama ini, dokter dari RS Prof Ngoerah akan datang secara berkala ke Buleleng untuk memberikan pelayanan sekaligus berbagi ilmu dengan tenaga medis lokal.
"Dokter dari Prof Ngoerah yang akan datang ke Buleleng. Jadi kita tidak perlu kirim pasien ke luar Buleleng. Selain itu dokter-dokter lokal kita juga bisa mendapat tambahan ilmu dari dokter di RS Prof Ngoerah," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3751 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1688 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang