Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Servis Dulang dan Wanci Raup Cuan di Blahkiuh Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Di tengah kreativitas warga dalam membaca peluang usaha, muncul satu bisnis terbilang antimainstream namun mampu menghasilkan cuan, yakni jasa servis dulang dan wanci berbahan fiber di Desa Blahkiuh, Badung.
Pelaku usaha, I Gusti Ngurah Krisnawan, menggeluti jasa servis dulang dan wanci serta kebanjiran pesanan terutama menjelang hari raya besar umat Hindu.
Dulang dan wanci merupakan perlengkapan penting bagi umat Hindu yang digunakan sebagai tempat sesaji saat upacara adat di pura maupun perayaan hari besar keagamaan. Seiring waktu, banyak dulang mengalami pewarnaan yang pudar, retak, bahkan patah, sehingga jasa servis menjadi solusi yang paling dicari warga.
“Respons pasar bagus, banyak yang butuh perbaikan ganti warna, retak sampai patah. Ibu-ibu biasanya servis karena lebih irit, dulang jadi seperti baru lagi", jelasnya, Sabtu (6/12/2025) saat ditemui langsung di sela aktivitasnya.
Untuk tarif, perbaikan dulang fiber dibanderol mulai dari Rp75 ribu untuk susun tiga, susun empat Rp85 ribu, dan susun lima Rp95 ribu. Untuk efisiensi, Krisnawan terlebih dahulu mengumpulkan pesanan, lalu mengerjakannya bersama dalam satu pekan.
"Proses perbaikan bisa selesai dalam waktu sejaman saja tergantung tingkat kerusakan," cetusnya.
Menjelang hari raya, pesanan dapat melonjak hingga 20 dulang per hari. Sementara di hari biasa berkisar antara 5 hingga 15 unit.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan